Ini Dia Sosok Perwira Polisi Sederhana, Berpangkat AKP Selama 18 Tahun – FAJAR sulsel
News

Ini Dia Sosok Perwira Polisi Sederhana, Berpangkat AKP Selama 18 Tahun

Screenshot_2016-08-24-18-48-34-492

* Tidak Gengsi Meski Mobilnya Sering Ditertawakan
Mengenal polisi pengendara sedan unik di Kabupaten Bantaeng, AKP Amir T SH yang sudah 18 tahun tidak naik pangkat. Meskipun mobilnya sering ditertawakan, ia tetap percaya diri mengendarai mobil tanpa atap untuk dinas.
Laporan: Anjar S Masiga
Siapa sangka jika mobil jenis sedan tanpa penutup atas yang sering parkir di Polres Bantaeng merupakan milik polisi yang kini menjabat sebagai Kasubag Ren (Kepala Sub Bagian Perencanaan dan Anggaran) di Polres Bantaeng, AKP Amir T SH. pernah bertugas sebagai Kapolsek Tompobulu selama empat tahun.

Hampir setiap hari, mobil dengan flat DD 1067 OR tersebut ia kendarai dari kediamannya di BTN Puri Asri, Kabupaten Bulukumba ke kantornya di Jl Manggis, Kabupaten Bantaeng. Meskipun tampilan mobil tersebut buruk, namun ia dapat menempuh dari kediamannya ke tempat dinas sekira 45 menit.

Amir menceritakan, dulunya mobil berwarna putih itu memiliki tampilan yang sama dengan sedan lainnya. Namun suatu waktu saat ia memarkir mobil tersebut di dekat rumahnya, ia lupa mengerem mobil tersebut sehingga mundur dan terbalik di kanal. “Jadi atapnya dengan kursi dalam itu rapat, makanya saya potong saja supaya bisa dipakai dinas lagi,” ungkapnya.

Mobil yang dibeli pada 2011 lalu dengan harga Rp 15 juta itu menjadi mobil kebanggaan keluarga. Dari mobil tua itu, anak-anaknya belajar mengemudi dan mobil ini juga menyimpan banyak kenangan. Di antaranya membawa keluarganya berlibur di waktu senggang. “Kemampuan saya hanya ini, mau beli yang baru tapi gaji pas untuk keluarga. Meskipun tampilannya begini tetap ini yang terbaik karena ini yang ada,” kata ayah empat anak itu.

Jika hari cerah, mantan Kapolsek Bulukumpa, Kabupaten Bulukumba ini cukup beruntung mengendarai mobil tersebut. Karena tidak memiliki atap saat hujan ia terpaksa bernaung dan menutup mobilnya menggunakan terpal biru yang setia disimpan di bagasi mobil. “Kendalanya hanya kalau hujan, tapi ada itu terpalnya yang biasa orang pakai menjemur. Itu saya pakaikan menutup,” bebernya.

Pria kelahiran Bulukumba, 1964 ini mengaku, kebanyakan yang melihat mobilnya tertawa. Namun ia enggan tersinggung, sebab baginya mobil tersebut memang lucu. Siapa saja yang pernah mengendarai mobil tersebut, menurutnya akan terkenang karena uniknya itu.

“Entah tertawa karena lucu ataupun mengejek. Tapi kenapa mesti malu, toh kemampuan saya memang hanya ini, mensyukuri saja nikmat Allah, biarpun begini namanya tetap mobil,” candanya.

Amir merupakan polisi dari Brimob yang menjadi AKP sejak 18 tahun lalu. Sedikit curhat, ia menceritakan sejauh ini sudah banyak letting maupun juniornya yang memiliki pangkat di atasnya. “Seharusnya sudah dua bunga. Tapi kan soal kenaikan pangkat tidak mungkin saya cari-cari, intinya pimpinan saya selalu usulkan ji cuma mungkin belum rezeki,” pungkasnya. (**)
————-

Source Radar Selatan

loading...
Click to comment
To Top