YKDDM Minta Kopertis Usulan Pencabutan Izin Politekni AMI Makassar – FAJAR sulsel
Makassar

YKDDM Minta Kopertis Usulan Pencabutan Izin Politekni AMI Makassar

noimage

MAKASSAR, BKM–Yayasan Karya Darma Daerah Makassar (YKDDM) meminta kepada Koordinator Perguruan Tinggi Swasta (Kopertis) Wilayah X Sulawesi segera melakukan pengusulan pencabutan izin pengoperasi Politeknik AMI Makassar kepada Dikti. Pasalnya, Surat Keputusan (SK) Nomor 128/KPT/I/2016 tentang perubahan AMI Veteran Makassar menjadi Politeknik AMI Makassar telah melanggar aturan organisasi Legiun Veteran yang diatur dalam UU keveteran dan peraturan organisasi serta AD ART tentang program kerja.

Pembantu Direktur (Pudir) 1 AMI Veteran RI Makassar, B. Sangaji mengatakan, pada dasarnya penyelenggaraan AMI Veteran Makassar adalah YKDDM yang sebelumnya YPTKD dan YPTLVRI. Sebab lembaga tersebut telah sah di mata organisasi Legiun Veteran dan tertera dalam aturan organisasi Legiun Veteran yang diatur dalam UU keveteran dan peraturan organisasi serta AD ART tentang program kerja bukan YPTKD milik perseorangan yang berdasarkan akta Notaris tahun 2011 Nomor 214.

Menurutnya, pihak pemerintah dalam hal ini Kopertis Wilayah X sebagai perpanjangan tangan dari Dikti membantu program kerja Legiun Veteran. Hal tersebut berdasarkan UU keveteranan yang terbaru dalam pasal 19 yakni pemerintah memberikan dorongan dan bantuan kepada Legiun Veteran dalam melaksanakan tugas dan programnya.

“Bukan sebaliknya membantu dan memfasilitasi penyelenggara lain yang bersifat perseorangan yang merampas hak dari Legiun Veteran. Dan ini sangat kami sesalkan dengan adanya terbit SK Nomor 128 tentang perubahan AMI Veteran Makassar menjadi Politeknik AMI Makassar,” kata B. Sangaji, saat ditemui wartawan pekan kemarin.

Apalagi, lanjut dia, perubahan tersebut sangat melanggar ketentuan hukum tentang hak dan kepemilikan pengelolaan terhadap AMI Veteran Makassar yang berdiri sejak tahun 1963 dan diresmikan oleh Menteri Perhubungan Laut, Bapak Ir Abdul Muttalib yang dihadiri tokoh-tokoh pejuang kemerdekaan Negara RI pada tanggal 23 September 1963. Sebab, AMI Veteran Makassar sejak berdirinya mendapat status terdaftar di Departemen Perguruan Tinggi dan Ilmu Pengetahuan Nomor 1d/B-SRT/P/1966.

“Bagaimana mungkin penyelenggara yang baru lahir seumur jagung sudah bisa menyelenggarakan suatu institusi yang bukan hak miliknya. Apalagi bukan mengataskan organisasi Legiun Veteran,” terangnya.

Sementara, Ketua Yayasan YKDDM, Letkol (Pol) Andi Soe menegaskan, perlu diketahui bahwa yang mengatasnamakan penyelenggaran AMI Veteran Makassar adalah anak pendiri. Sedangkan dalam ketentuan hukum tidak pernah membenarkan pejabat pendiri itu dalam satu institusi. Apalagi institusi organisasi pemerintah seperti Legiun Veteran yang diatur oleh UU Nomor 15 tahun 2012. Hal ini sangat disesalkan kenapa Kopertis Wilayah X turut mengambil kebijakan dalam perubahan nama AMI Veteran Makassar menjadi Politeknik AMI Makassar yang sebenarnya Kopertis Wilayah X harus mengambil langkah-langkah bijak dengan cara mempertimbangan kepada setiap institusi penyelenggara untuk melakukan pengusulan dan perubahan. Pastinya harus berdasarkan ketentuan yang berlaku dalam lingkup Dikti dan Kopertis tentang persyaratan kelayakan yang memiliki dasar hukum suatu institusi pendidikan tinggi sesuai sesuai ketentuan yang berlaku. Maka dari itu, kata dia, pihaknya wajar mencurigai jika ada unsur lain atau aktor intelektual yang bermain atas perubahan nama AMI Veteran Makassar.

“Kami (YKDDM) meminta kepada pihak Kopertis untuk dapat bertanggung jawab terhadap perubahan AMI Veteran Makassar tanpa seizin LVRI sebagai badan pembina penyelenggaraan YKDDM. Sekaligus mengimbau kepada Kopertis agar melakukan permohonan pencabutan kembali SK Nomor 128 tentang perubahan AMI Veteran Makassar menjadi Politeknik AMI Makassar,” pungkasnya. (darwin)

Source: Beritakota.co.id

loading...
Click to comment
To Top