Bangun BLK, Wali Kota Siapkan Lahan 15 Hektar – FAJAR sulsel
News

Bangun BLK, Wali Kota Siapkan Lahan 15 Hektar

foto-walikota1

JAKARTA — Wali Kota Palopo, HM Judas Amir, MH berencana akan membangun Balai Latihan Kerja (BLK) di Kota Palopo. Untuk itu, Kementerian Tenaga Kerja mensyaratkan untuk menyiapkan lahan seluas 15 hektar.

Hal ini terungkap saat Wali Kota didampingi Kepala Bappeda Kota Palopo, Firmanza, DP melakukan audience dengan Sekretaris Jenderal Kementerian Tenaga Kerja, Abd Wahab Bangkona di Kantor Kementerian Tenaga Kerja di Jakarta, Selasa 25 Oktober 2016.
Dalam audience tersebut, Wali Kota Palopo berkonsultasi mengenai kemungkinan pembangunan Balai Latihan Kerja di Kota Palopo.

Sekretaris Jenderal Kementerian Tenaga Kerja, Abd Wahab Bangkona mengungkapkan, jika Kota Palopo akan membangun Balai Latihan Kerja maka rencananya akan dijadikan Unit Pelaksana Teknis Pusat (UPPTD) yang langsung dikelola pusat.

”BLK nantinya akan dikelola langsung pusat melalui UPPTD, yang langsung dikelola pusat,” ujar Abd Wahab.

Namun, sebelumnya kata Abd Wahab, Pemerintah Kota Palopo harus menyiapkan lahan seluas 15 hektar untuk pembangunan Balai Latihan Kerja nantinya.

Sementara itu, Wali Kota menyatakan menyanggupi penyediaan lahan seluas 15 hektar nantinya untuk membangun Balai Latihan Kerja.

”Kami akan siapkan lahan sesuai yang diminta Kementerian Tenaga Kerja. Karena kalau Balai Latihan Kerja sudah berdiri di Kota Palopo, sangat bagus untuk tenaga kerja yang siap pakai,” sebut orang nomor satu di Kota Palopo ini.

Untuk mengantisipasi tingkat penganguran, kata Wali Kota, berbagai langkah dan strategi juga tengah dan dilakukan oleh Pemkot Palopo. Mulai dengan memberikan pelatihan kepada pemuda, menghidupkan home industri hingga memberikan bantuan alat kerja dan modal kepada UKM.

“Kita akan akan fokus dengan program entrepreneurship, untuk mengatasai persoalan pengangguran di Kota Palopo. Tidak ada MEA saja persaingan sudah ketat, makanya kita harus membekali masyarakat dengan kompetensi yang sesuai dengan permintaan lapangan kerja, dengan membangun BLK,” jelasnya.

Mantan anggota DPRD Luwu ini mengatakan, selama ini pola pikir masyarakat setelah kuliah atau sekolah adalah langsung mencari pekerjaan bukan menciptakan pekerjaan. Diharapkan, dengan keberadaan BLK nantinya bisa mengatasi persoalan tenaga kerja di tengah persaingan tenaga kerja asing.

“Jangan sampai warga Kota Palopo jadi penonton. Maka itu, kita akan siapkan BLK untuk membantu warga memiliki keterampilan,” tandasnya.(rhm)

PALOPO POS

loading...
Click to comment
To Top