MA Vonis Sekkab Toraja Utara Tiga Tahun Penjara – FAJAR sulsel
Kriminal

MA Vonis Sekkab Toraja Utara Tiga Tahun Penjara

dugaan-pidana-korupsi-bandara-di-paser-katanya-kurang-hati-hatidugaan-pidana-korupsi-bandara-di-paser-katanya-kurang-hati-hati

MAKASSAR, BKM– Mahkamah Agung menjatuhkan vonis tiga tahun penjara kepada Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Toraja Utara, Lewaran Rantela’bi. Yang bersangkutan terbukti melakukan korupsi pembebasan lahan Rumah Sakit Daerah Toraja Utara pada 2012.

“Pemberitahuan putusan MA telah kami terima dari Pengadilan Tipikor Makassar,” kata Kepala Cabang Kejaksaan Negeri Toraja Utara, Abdul Rachmat, Kamis 27 Oktober 2016. Pemberitahuan putusan Mahkamah Agung bernomor 396 K/Pid.Sus/2016 tertanggal 3 Oktober 2016. Perkara ini ditangani oleh hakim kasasi
Krisna Harahap selaku ketua,Syamsul Rakan Chaniago dan
Artidjo Alkostar, masing-masing sebagai anggota.

Selain vonis penjara, hakim agung juga meminta terdakwa membayar denda Rp 100 juta subsider 4 bulan penjara. Hakim tidak memerintahkan terdakwa mengembalikan kerugian negara. “Amar putusan memerintahkan terdakwa harus ditahan,” ujar Rachmat.

Diketahui, Lewaran divonis bebas di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Juni 2015. Majelis hakim pengadilan tingkat pertama menyatakan, biaya ganti rugi lahan yang dialokasikan sebesar Rp 3,5 miliar telah dilaksanakan sesuai ketentuan yang ada. Nilai biaya ganti rugi sebesar Rp 54 ribu per meter persegi sudah sesuai peruntukan dan diterima warga pemilik lahan.

Adanya pemotongan dana ganti rugi yang dipermasalahkan jaksa penuntut juga dianggap hakim telah mengacu pada aturan pembebasan lahan seperti adanya pemotongan pajak PPH sebesar 5 persen, biaya pelepasan hak sebesar 1 persen, dan biaya pertimbangan teknis sebesar 1,75 persen.

Dugaan kerugian negara sebesar Rp 101 juta disebabkan adanya perbedaan pendapat dari jaksa penuntut. Jaksa mengabaikan aturan yang mengatur soal pemotongan biaya pelepasan hak dan biaya pertimbangan teknis.

Lewaran dituntut jaksa selama 2,5 tahun bui, denda Rp 50 juta, subsider 2 bulan kurungan. Lewaran juga diwajibkan membayar uang pengganti kerugian negara senilai Rp 101 juta atau diganti hukuman kurungan selama 1 bulan. “Kami akan segera memanggil terpidana untuk melaksanakan putusan hakim,” kata Rachmat. (cha)

Berita Kota

loading...
Click to comment
To Top