Dikendalikan Jaringan Sidrap dan Makassar – FAJAR sulsel
News

Dikendalikan Jaringan Sidrap dan Makassar

*Penyelundupan Narkoba di Palopo, Polisi Masih Tahan 25 Tersangka

PALOPO — Satnarkoba Polres Palopo masuk rangkin pertama pengungkapan kasus narkoba di Sulawesi Selatan (Sulsel). Tak heran jika Kasat Narkoba Polres Palopo AKP Maulud mendapat penghargaan dari Polda Sulsel. Sebanyak 40 kasus yang berhasil dibongkar oleh tim yang solid ini.

Menurut AKP Maulud, bahwa peredaran narkoba di Kota Palopo terindikasi dikendalikan jaringan Sidrap dan Makassar. Sebab hampir 90 persen narkoba yang beredar di Kota Palopo merupakan kiriman dari luar daerah. Biasanya bandar menggunakan jasa bus maupun angkutan umum, bahkan lewat pengiriman tiki.

“Saat ini sudah ada puluhan tersangka yang berhasil dibekuk. Bahkan tersangka yang kena tembak mengaku mendapatkan narkoba di Makassar. Nah, kenapa jaringan narkoba gerogoti Palopo dan Luwu Raya. Karena kendati pasokannya kecil namun penjualan di Palopo terbilang bagus. Itu bila dibandingkan daerah lain di Sulsel,” katanya.

Dikatakan Maulud, dalam sebulan ini jumlah pelaku narkoba sebanyak 12 orang. Dari jumlah tersebut kebanyakan pemakai. “Jadi saat ini, terhitung dari bulan sebelumnya sudah 25 orang yang kami tahan, sebagian kita titip di Lapas Palopo. Kami akan terus bekerja memberangus peredaran narkoba di Kota Palopo,” tegasnya.

Dijelaskan Maulud, bila melihat peredaran narkoba di Palopo terkesana dikendalikan jaringan Sidrap dan Makassar. Sepertinya, peredarannya sangat terorganisir sehingga sulit memutus mata rantai jaringan narkoba di Palopo. Kendati demikian, polisi tidak tinggal diam dan akan berupaya maksimal menekan peredaran narkoba di Palopo.

“Asalkan pemerintah dan masyarakat membantu mencegah dan memberantas, saya yakin peredaran narkoba tidak akan berkembang. Utamanya generasi muda sangat rentan terlibat aksi kejahatan termasuk menggunakan narkoba, sebaiknya bisa dirangkul,” katanya.

Seperti diketahui, Adi (19) misalkan. Warga Kelurahan Padang Sappa, Kecamatan Bua Ponrang, Kabupaten Luwu ini, diciduk oleh anggota Satnarkoba Polres Palopo. Polisi menemukan empat saset kecil sabu-sabu dari tangan pemuda tersebut.

Dengan tertangkapnya Adi, menambah jumlah pengungkapan kasus narkoba oleh Satnarkoba Polres Palopo. Per 22 Oktober ini, sudah ada 10 kasus narkoba yang diungkap.
Sebelumnya, Raja Putra Abadi (21), warga Jl Sungai Pareman, Kelurahan Sabbangparu, Kecamatan Wara Utara, juga digelantor karena memiliki 2 saset kecil sabu. (him)

PALOPO POS

loading...
Click to comment
To Top