Dusun Parinding Diterjang Longsor, Rusak Lahan Persawahan, Jalan Utama Hingga Rumah Warga – FAJAR sulsel
News

Dusun Parinding Diterjang Longsor, Rusak Lahan Persawahan, Jalan Utama Hingga Rumah Warga

ft-2 ft-3ft-4RANTEAPO — Bencana longsor melanda Dusun Parinding, Lembang Sereale, Kecamatan Tikala, Jumat 18 Oktober kemarin sekitar pukul 02. 00 dinihari. Longsor tersebut berasal dari Bukit Tandialloan. Tidak ada korban jiwa dalam musibah ini, namun kerugian ditaksir miliaran rupiah. Selain merusak tanaman petani, tiga rumah warga rusak dan mengungsi ke tempat yang lebih aman.

Polres Tana Toraja melalui Polsek Rantepao dan Personil TNI Kodim 1414 Tana Toraja terus memantau lokasi longsor dan membantu masyarakat setempat.
Dari penjelasan Dandim 1414 Tana Toraja Letkol Cpn Jimmy Sirait, bahwa ada 3 rumah warga yang mengenai material longsor sehingga penghuninya diungsikan ke rumah keluarga. Selain itu, juga ada beberapa rumah yang sangat dekat dengan titik longsor agar kiranya dapat mengungsi demi keamananan karena jangan sampai ada longsor susulan.

“Ini musim hujan. Intensitas tinggi disertai dengan angin kencang. Jadi warga diminta tingkatkan kewaspadaan,” katanya.
Menurut Dandim, longsor terjadi sebanyak tiga kali. Kejadian pertama sekitar pukul 17.30 Wita dan pukul 21.00 Wita, Kamis 27 Oktober, dan longsor ke tiga sekitar pukul 2.00 Wita dinihari Jumat 18 Oktober. “Saat longsor kedua listrik padam. Ada ada beberapa tiang listrik tumbang akibat hantaman longsor,” katanya.

Juga ada dua unit mobil yang sedang melintas saat kejadian longsor sehingga mobil tersebut terseret arus material longsor, dan mobil itu sudah dievakuasi. Selain itu, seekor kerbau dan sejumlah babi yang selamat sudah diamankan.
Material longsor ini juga menutupi jalan utama yang menghubungkan beberapa kecamatan wilayah utara Toraja Utara, sehingga akses jalan tersebut tidak dapat dilalui oleh kendaraan.

“Taksiran kerugian dari akibat longsor tersebut diperkirakan mencapai Rp1 miliar lebih sudah termasuk persawahan,” kata Jimmy, didampingi Kapolsek Rantepao.
Karena jalanan sedang dalam pembersihan maka masyarakat melalui jalan alternatif seperti jalan Pak Ulu Asu dan Jalan Lolai untuk digunakan senentara waktu oleh masyarakat.

Dari pantauan Palopo Pos, Jumat kemarin, pihak pemerintah daerah melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Torut sudah merunurunkan dua alat berat untuk membersihkan material longsor yang menutupi jalan. Juga dari Pihak Dinas Sosial sudah turun memberikan bantuan kepada warga masyarakat korban seperti tenda pengungsian dan makananan.

Menurut warga di lokasi kejadian, saat material longsor turun dari bukit, awalnya hanya satu arah, namun setelah melalui batu besar yang tertahan di kayu besar tesebut, membuat material longsor terbagi dua, sehingga kedua arus longsor itu menyebabkan terjadinta beberapa titik ketika sampai di dataran rendah.

Material longsor ini juga menutupi sungai Sereale menyebabkan aliran sungai itu tertahan akhirnya meluap dan luapan itu mengairi areal persawahan. (uka/him)

PALOPO POS

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top