Ini Perkembangan Kasus TTP Wollangi – FAJAR sulsel
News

Ini Perkembangan Kasus TTP Wollangi

download

Ternyata Berkas Masih Ditangan Intel

PENULIS : HERMAN KURNIAWAN

WATAMPONE, RB—Pe-nanganan kasus Proyek Taman Teknologi Pertanian di Desa Wollangi, Kecamatan Barebbo berlarut-larut. Sejauh ini kasus tersebut masih dalam tahap pengumpulan data oleh intel Kejaksaan Negeri Bone.
Kepala Seksi Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Bone, Abd Malikm, SH MH yang dikonfirmasi RADAR BONE Rabu 26 Oktober mengatakan sampai saat ini pihak intel masih melakukan pendalaman. “Masih ditangani di kasi intel, untuk mengumpulkan data,” katanya. Malik menambahkan kasus ini masih tahap penyelidikan.

Padahal kasus ini mendapat perhatian Kepala Kejaksaan Tinggi Sulselbar, Hidayatullah SH. Bahkan, Hidayatullah meminta Kepala Kejaksaan Negeri Bone, Muh Natsir Hamzah, SH agar melaporkan langsung perkemba-ngan penanganan proyek bernilai belasan miliar itu kepadanya.

Penegasan ini disampaikan Hidayatullah usai membuka pertemuan Konsultasi Ikatan Adhyaksa Dharmakarini Wilayah Sulsel di Kantor Kejaksaan Negeri Watampone Jl Yos Sudarso, Rabu 23 Maret lalu.
“Infonya baru kami ketahui, makanya saya minta Kajari laporkan apa yang terjadi di lapangan apakah ada indikasi korupsi, kolusi atau pembangunan yang tidak sesuai spek,” tegas Hidayatullah saat dikonfirmasi RADAR BONE kala itu.
Menurut dia, semua data pendukung harus dihimpun. “Dan jika memang faktanya ada seperti itu, maka akan kami turunkan tim khusus untuk melakukan pengusutan,” tegasnya.

Lebih lanjut Hidayatullah mengungkapkan setiap Kejari telah membentuk Pusat Pelayanan Pelaporan Masyarakat.“Semua laporan masyarakat akan diterima, dikaji dan ditelaah. Dan jika memang ada fakta mendukung ke arah korupsi, pasti ditindaklanjuti,” pungkasnya.

Taman Tekonologi Pertanian yang pertama di Bone itu dibangun tahun 2015 dengan luas areal sekira 19 hektare. Proyek ini berada di bawah naungan Balai Penelitian dan Pengembangan Pertanian Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Sulsel.
Proyek ini mendapatkan kucuran dana APBN senilai belasan miliaran rupiah, untuk pembangunan gedung hingga alat pertanian melalui kementerian Pertanian Republik Indonesia.

Khusus untuk pembangunan Taman Teknologi Pertanian yang dilaksanaka pada 15 September hingga 14 Desember 2015 lalu dianggarkan Rp2.852.000.000. Dana sebesar ini digunakan untuk pembangunan beberapa item kegiatan, mulai dari bangunan workshop atau saung pelatihan, kandang sapi dan digister biogas kapasitas 7 ekor sapi, kolam, gapura, screen house, tower dan sprinkle, gudang alsintan, kandang itik dan lainnya.

Pekerjaan yang ditangani PT Dian Ahmaely Permata Hati dengan konsultan pengawas CV Yuda Pratama Konsultan dinyatakan rampung sejak Desember tahun lalu.

*ASKAR SYAM

RADAR BONE

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top