Sayuran dan Buah Mengandung Pestisida – FAJAR sulsel
News

Sayuran dan Buah Mengandung Pestisida

RANTEPAO — Pestisida yang seharusnya untuk membasmi serangga dan hama tanaman, namun kita tidak sadar telah mengonsumsi makanan berupa buah-buahan, sayur-sayuran, cabe, tomat dan bumbu dapur lainnya yang saat ditanam disemprot dengan pembasmi hama tanaman berupa pestisida, sehingga tanaman tersebut berpotensi mengandung residu pestisida.

Jika sudah demikian, ketika kita mengonsumsinya maka kita sudah tidak sadar telah meracuni diri kita sendiri yang tentunya sangat membahyakan bagi kesehatan.

Berikut ciri-ciri keracunan residu pestisida, adalah pada umumnya dirasakan sakit kepala, pusing, mual sampai muntah, gemetar, kejang, penglihatan kabur, berair liur banyak, bahkan ada yang sampai kehilangan kesadaran.
Dari beberapa ciri-ciri tersebut, telah dirasakan oleh salah seorang tokoh masyarakat dari Kesu’ bernama Kudu Sarongallo.

Sehingga ke dokter memeriksakan kesehatannya. Namun Kudu dengan perasaannya mungkin gula darah dan kolestrol yang tidak normal dalam tubuhnya.

Anehnya menurut Kudu, saat usai diperiksa, bukan gula darah dan kolestrol bermasakah, malah hal lain yang ditemukan oleh dokter yaitu adanya endapan pestisida dalam tubuhnya, sehingga saat itu disarankan oleh dokter agar mengonsumsi buah-buahan dan sayur-sayuran yang menggunakan pupuk organik.

“Kaget saya saat memeriksakan gula darah dan kolestrol ke dokter, malah lain yang ditemukan, yaitu ada endapan pestisida dalam tubuh saya, dan kata dokter itu membahayakan bagi kesehatan,” aku Kudu, Jumat 28 Oktober kemarin.
Kudu sadar dengan hasil pemeriksaan dokter itu, dan langsung mengingat program Bupati Toraja Utara Kalatiku Paembonan, yaitu mengingatkan masyrakatnya agar mengonsumsi makanan sehat berupa buah-buahan, sayur-sayuran, tomat, cabe dan lain-lain yang menggunakan pupuk organik.

“Ini yang dimaksud pak bupati dalam salah satu programnya untuk menanam sendiri sayur-sayuran, tomat dan cabe dengan menggunakan pupuk organik sehingga kita terhindar dari zat-zat kimia yang membahayakan bagi kesehatan,” ujar Kudu, dan berjanji mulai selektif mengonsumsi makanan, agar tetap sehat. (uka/him)

PALOPO POS

loading...
Click to comment
To Top