Cairkan Dana, Lurah Wajib Setor RKA – FAJAR sulsel
News

Cairkan Dana, Lurah Wajib Setor RKA

-Soal Anggaran Rp100 Juta per Kelurahan

PALOPO — 48 lurah se Kota Palopo mulai disibukkan dengan penyusunan Rencana Kegiatan dan Anggaran (RKA) di kelurahannya masing-masing. RKA ini merupakan syarat wajib bagi kelurahan untuk pencairan dana Rp100 Juta per kelurahan yang akan digelontorkan Pemerintah Kota (Pemkot) Palopo.

RKA tersebut akan menjelaskan kegiatan-kegiatan apa yang akan dilakukan pihak kelurahan dalam mengelola anggaran yang diberikan tersebut.
Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Kota Palopo, Hamzah Jalante. Menurut Hamzah, pencairan dana Rp100 Juta per kelurahan tersebut dilakukan jika kelurahan memenuhi prosedur yang telah ditentukan. Yakni menyerahkan RKA masing-masing.

”Para lurah harus menyetor RKA masing-masing. Dimana dalam RKA tersebut terdapat rencana kegiatan dan anggaran yang akan dilakukan,” sebutnya kemarin.
Sementara itu, Lurah Dangerakko, Sainal Sahid kepada Palopo Pos, Kamis 3 November 2016 menyebutkan saat ini pihak Kelurahan Dangerakko sedang membuat RKA sesuai dengan kegiatan yang akan dilakukan. Seperti rehabilitasi drainase di sejumlah wilayah dalam Kelurahan Dangerakko, pengecatan, pengangkutan sedimen serta lain-lain sebagainya.

”Yang jelasnya dalam RKA tersebut telah kami cantumkan seluruh kegiatan yang akan dilakukan berikut anggarannya,” sebutnya.

Menurutnya, kegiatan ini nantinya akan dilakukan secepatnya. Karena di akhir tahun, kegiatan itu harus sudah rampung.
”Yah kami harus cepat menyetor RKA ini, karena akhir Desember 2016 sudah harus selesai,” katanya.

Dia akhir tahun nantinya, sebut Sainal, maka penggunaan anggaran harus dipertanggungjawabkan.
”Jika dana tersebut habis, harus ada pertanggungjawabannya, dan kalau tidak habis digunakan harus dikembalikan,” bebernya.
Senada dengan itu, Lurah Pontap, Anjar Lestari juga mengatakan pihak Kelurahan Pontap sementara menyusun RKA itu. Bahkan, menurutnya dirinya menggunakan jasa konsultan.
”Kami memilih menggunakan jasa konsultan agar anggaran yang dikelola nantinya dapat lebih baik lagi,” kata Anjar.

Menurut Anjar, saat ini dirinya masih intens melakukan pertemuan dengan sejumlah RT/RW di wilayahnya guna membahas apa-apa saja yang akan dibenahi dan dibangun.
”Dengan adanya masukan-masukan tersebut maka akan diperoleh solusi terbaik dalam membangun dan membenahi wilayah kami,” jelasnya lagi.

Lurah Batupasi, Hurriah juga menyebutkan demikian. Menurutnya, dana Rp100 Juta yang diperuntukkan bagi setiap kelurahan di Kota Palopo harus dikelola dengan baik. Untuk itu, RKA harus dibuat secermat mungkin, karena ini termasuk pengelolaan anggaran.
”Tanggungjawab pengelolaan anggaran itu harus dilakukan secermat mungkin, sehingga tak ada masalah di kemudian hari,” tutur Hurriah.

Untuk diketahui, pengelolaan anggaran nantinya akan dilakukan masing-masing kelurahan. Jika dana yang akan digunakan kelurahan diatas Rp10 Juta maka harus atas sepengetahuan camat. Namun jika dibawah Rp10 Juta maka diketahui lurah.(rhm)

PALOPO POS

loading...
Click to comment
To Top