Tangkap dan Serahkan ke Satgas Sapu Bersih – FAJAR sulsel
News

Tangkap dan Serahkan ke Satgas Sapu Bersih

Bupatiiii

*Tator dan Torut Teken MoU Berantas Pungli

RANTEPAO--Rapat Koordinasi Satgas Sapu Bersih Pungutan Liar (Pungli) yang digelar Polres Tana Toraja kerjasama Pemkab Toraja Utara (Torut), dipusatkan di Aula Polres Tator, baru-baru ini.

Pertemuan tersebut dihadiri Bupati Torut yang diwakili Inspektur Inspektorat Torut, Yeremia Marewa bersama Komandan Kodim 1414 Tator Letkol Cpn Jimmy Sirait SIP.
Pertemuan yang dirangkaikan dengan penandatanganan MoU berantas pungli, sekaligus pembentukan Tim Satgas Sapu Bersih, oleh dua kabupaten.

Olehnya itu, jika masyarakat melihat ada pungli di instansi terkait, tangkap dan serahkan ke Tim Satgas agar diproses ke pihak yang berwenang.
Kapolres Tana Toraja HY Arief Satrio SIK, dalam kesempatan itu, mengatakan kesepakatan yang dibuat ini sebagai dasar pelaksanaan dalam tindak lanjut Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 87 Tahun 2016 tentang tugas sapu bersih dan pungutan liar.

Untuk itu kata dia, semua unsur pemerintah wajib melaksanakan sapu bersih terkait Pungli yang ada di daerah Toraja.
“Mari kita semua memerangi pungli, melaui Satgas anti pungli yang dibentuk dan bekerjasama dengan Pemda Torut, Kodim 1414 Tator, dan Kacabjari Torut,” kata Arief.
Selain Satgas bertugas berantas pungli, sebut Arief, juga sangat diharapkan semua unsur wajib terlibat memberantas pungli baik di Tana Toraja maupun di Torut.

Dikatakan pula, apa yang menjadi keprihatinan Presiden terhadap sorotan masyarakat selama ini terkait dengan Pungli, maka harus mari diperangi dan diatasi secara bersama.
Sehingga kedua kabupaten (Tator-Torut) bisa bebas dari pungutan liar, dan jangan anggap bahwa kerjasama yang dilakukan ini hanyalah seremonial belaka, tapi harus sungguh-sungguh bekerja dan membuktikannya bersama.

Sementara itu, Dandim 1414 Tator, Jimmy Sirait, mendukung positif, karena apa yang dilaksanakan itu merupakan program pusat sehingga harus ditindak lanjuti dan dibuktikan di daerah.

“Begitu besar kerugian negara karena pungli, untuk itu di dua kabupaten ini kita harus perangi bersama, sehingga kita bersih dari pungli dan untuk mewujudkan konsisten bahwa tidak ada pungli di Tator dan Torut,”tegas Jimmy.

Dikatakan Jimmy, orang yang memberikan pungli dan menerima adalah sebuah rutinitas yang harus dihilangkan di dua daerah yang dikenal dengan parawisatanya ini. Untuk itu, Satgas anti Pungli siap tangkap tangan apabila ada yang kedapatan melakukan pungutan liar.

Inspektur Inspektorat Torut Yeremia Marewa, menyatakan, setelah Satgas Sapu Bersih terbentuk, tugas pertamanya adalah sosialisasi ke semua SKPD.
Jika ada laporan dari masyarakat, media maupun LSM, pihak Inspektorat akan segera menindak lanjuti dan tentunya akan bekerjasama dengan pihak kepolisian, TNI dan institusi hukum lainnya.

Penandatanganan Momerandum of Understanding (MoU) antara Polres Tana Toraja diwakili Wakapolres Tator Z. Salino, SH, MH bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Toraja Utara yang diwakili oleh Inspektur Inspektorat Yermia Marewa, Kodim diwakili Pasi Intel Kodim Nurdin dan disaksikan langsung Kapolres Tana Toraja dan Komandan Kodim 1414 Tator.

Hadir dalam kegiatan ini, diantaranya, Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi & Informasi (Dishubkominfo) Toraja Utara Boyke Patandianan, Kacabjari Toraja Utara, Kepala Kesatuan Bangsa & Politik (Kesbangpol) Torut Marthen Mettuka, Kepala Bagian Humas Pemkab Toraja Utara Fitra serta sejumlah Aparat dari Polri, TNI dan Satpol-PP Toraja Utara. (uka/ded)

PALOPO POS

loading...
Click to comment
To Top