Hamzah: Jangan Ada Program Tumpang Tindih! – FAJAR sulsel
News

Hamzah: Jangan Ada Program Tumpang Tindih!

HAMZAH-JALANTE-ok

-Anggaran Rp100 Juta per Kelurahan

PALOPO — Kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Kota Palopo, Hamzah Jalante mengingatkan agar 48 lurah yang ada di 9 (sembilan) kecamatan se Kota Palopo dapat memanfaatkan sebaik-baiknya anggaran Rp100 Juta yang diperuntukkan per kelurahan.

Hamzah Jalante, menjelaskan peruntukan dari Rp100 juta per kelurahan bisa digunakan untuk pemeliharaan aset-aset di kelurahan yang tidak dianggarkan di SKPD atau kecamatan.

“Peruntukannya bisa untuk pemeliharaan drainase dan bahu jalan, perbaikan Poskamling, pembenahan wisata kelurahan, lampu jalan, dan yang butuh dibenahi. Namun harus diperhatikan, lurah tidak boleh menambah nilai aset, tapi hanya untuk mengembalikan fungsi aset yang dibenahi,” jelas Hamzah belum lama ini.

Ia mencontohkan, yang dimaksud tidak menambah nilai aset, tapi mengembalikan fungsi aset, seperti mengeruk drainase, tidak membuat drainase baru.

“Tapi perlu diperhatikan, jangan sampai terjadi tumpang tindih antara program yang sudah ada. Jangan sampai cuma nebeng dengan program yang sudah ada. Penggunaan dana ini juga tidak lebih nilainya dari Rp10 juta satu titik,” jelasnya.

Mengenai cara pertanggungjawabannya, Hamzah menjelaskan, kalau ada warga yang mengerjakan, maka harus difoto siapa yang bekerja, hitung makan minum, kalau ada tukang berapa upahnya, cat, dan sebagainya.

Ia juga menyebutkan, dana Rp100 juta ini juga bisa dipakai untuk biaya administrasi program sertifikat prona. Sehingga masyarakat penerima program tersebut tidak lagi harus mengeluarkan biaya administrasi, seperti foto copy materai, dan administasi lain. “Namun soal biaya patok untuk sertifikat prona, silahkan warga penerima sendiri yang menyediakan. Itu tidak ditanggung,” tandasnya.(rhm)

PALOPO POS

loading...
Click to comment
To Top