Koperindag Gagas Home Industri Tempurung Kelapa – FAJAR sulsel
News

Koperindag Gagas Home Industri Tempurung Kelapa

* Siapkan Lima Istruktur yang Sudah Dilatih di Yogyakarta

PALOPO— Peluang pasar home industri kerajinan tangan dari tempurung kelapa di Kota Palopo, mendapat perhatian khusus Dinas Koperindag Kota Palopo.

Untuk makin memantapkan usaha itu kedepannya, pihak Koperindag melalui Bidang Perindustrian baru-baru ini mengutus lima orang mengikuti pelatihan kerajinan tempurung kelapa yang digelar Kementerian Perindustrian bekerjasama dengan Balai Besar Kerajinan dan Batik (BPKB), Yogjakarta, 31 Oktober 2016 – 4 November 2016.
Kelima utusan Dinas Koperindag tersebut setelah mengikuti pelatihan, juga disiapkan sebagai tenaga instruktur kerajinan tempurung kelapa.

”Iya, jadi ada lima orang yaag kami utus. Mereka ini semacam Training Of Trainer (TOT). Nantinya, dipersiapkan untuk melatih warga Palopo membuat kerajinan dari tempurung kelapa yang memiliki nilai ekonomis tinggi,” beber Kabid Industri Koperindag Palopo, Silvi Iriani A. Ahmad kepada Palopo Pos, Selasa, 8 November 2016.

Dikatakan Silvi, pihaknya sengaja mengirim lima calon instruktur mendapat bekal kerajinan tempurung ini. Karena, melihat prospeknya sangat menjanjikan.
”Kita tahu bersama Kota Palopo ini merupakan kota jasa dan daerah persinggahan. Apalagi, sudah didukung dengan sarana transportasi yang sangat baik seperti transportasi udara setiap harinya lewat Bandara Bua,” sebutnya.

Mereka yang berkunjung ke Luwu Raya, tentunya tidak hanya membutuhkan oleh-oleh ketika kembali berupa pangan saja. Namun, lanjutnya, juga cinderamata seperti souvenir.
Mengenai kerajinan tempurung kelapa ini, kata dia, sangat prospek. Karena, bahan baku tempurung ini sangat melimpah.

Tempurung kelapa harganya hanya lima ribuan dengan jumlah yang banyak. Dan, ini bisa dihargai hingga Rp300 ribu.
Untuk itu, setelah pelatihan ini, pihaknya membuka pelatihan secara gratis baik kepada warga maupun lembaga untuk mendapatkan pelatihan tempurung kelapa.

”Jadi rencananya kita akan gelar kerjasama dengan kelurahan apakah nantinya dimasukkan dalam musrenbang atau seperti apa. Dimana, setiap kelurahan mengirim warganya untuk dibuatkan pelatihan sehinga bisa dimanfaatkan sebagai lapangan kerja baru,” harap Silvi. (ich/uce)

PALOPO POS

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top