Banggar Singgung Proyek Asal-asalan – FAJAR sulsel
News

Banggar Singgung Proyek Asal-asalan

banggar-1

*Hamka Pasau: Tolong Bappeda Cek di Lapangan!

PALOPO – Saat membahas masalah anggaran pembangunan, tiba-tiba saja anggota DPRD Palopo menyoroti pekerjaan yang dilakukan oleh rekanan. Itu terkait masalah pengaspalan dan pengerjaan trotoar di beberapa titik di Kota Palopo.

Rapat pembahasan Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Palopo terkait Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD TA 2017 berlangsung di ruang rapat DPRD Kota Palopo, Senin 14 November 2016. Rapat ini melibatkan Banggar DPRD Palopo dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Pemerintah Kota (Pemkot) Palopo.

Hadir dari tim Banggar DPRD Palopo, Harisal A Latief, Aziz Bustam, Hamka Pasau, Budiman, Asli Kaspen, Andi Herman, Steven Hamdani, Budirani Ratu, H Hendry. Sedangkan dari TPAD, hadir Kepala Bappeda, Firmanzah dan Kepala DPPKAD, Hamzah Jalante dan tim TAPD lainnya.

Dikatakan Hamka Pasau, Bappeda diminta berani meninjau lokasi pengerjaan yang dilakukan oleh rekanan. Khususnya pengerjaan di Kelurahan Pontap dan pengerjaan di beberapa tempat lainnya di Kota Palopo. “Saya melihat, pengerjaannya asal-asalan,” tegas Hamka Pasau.

Lanjut dia, pembangunan jangan fokus di dalam kota saja. Harus merata di semua kecamatan. Agar semua masyarakat merasakannya.

Tak hanya Hamka Pasau, anggota Banggar lainnya juga menyuarakan hal yang sama. Budiman salah satunya. Legistalor PPP ini menyebutkan, anggaran jangan difokuskan pada pembangunan di kota saja. Tetapi harus merata. Khususnya di daerah rawan banjir. Seperti di Kecamatan Telluwanua.

Asli Kaspen pun angkat bicara. Kata legislator dari partai Hanura ini, pengamatannya di lapangan, trotoar yang dikerjakan rekanan adalah pemicu masalah banjir disebagian Kota Palopo. Untuk itulah, anggota Banggar menantang Bappeda melakukan peninjauan di lapangan, agar pengerjaan rekanan tidak asal-asalan saja.

Menjawab sorotan-sorotan pedas dari anggota Banggar DPRD Palopo, Kepala Bappeda Palopo, Firmanza DP mengatakan, tahun 2016 fokus masalah pembangunan jalan dan taman.

“Di tahun 2017 baru kita fokus masalah pembangunan drainase. Kita mengupayakan agar Palopo tidak terjadi banjir lagi,” tangkisnya.

Firmanza juga mengatakan, saat terjadi musibah banjir seperti yang terjadi di Telluwanua baru-baru ini, pihaknya pun langsung meninjau TKP.

“Untuk masalah banjir di Telluwanua, memang ada endapan tanah yang membentuk delta. Itu akan kita keruk, tetapi anggarannya tentu tidak sedikit. Namun ini sudah kita konsultasikan ke pusat dan ada responnya,” tegasnya.

Menurut Ketua DPRD Palopo, Harisal A. Latief, pembahasan Banggar hari ini (baca kemarin, red) merupakan lanjutan rapat pada Minggu 13 November 2016. Dan akan dilanjutkan hingga sore hari.(ara/rhm)

PALOPO POS

loading...
Click to comment
To Top