Bahan Pengolahan Es ‘Beracun’ – FAJAR sulsel
News

Bahan Pengolahan Es ‘Beracun’

PENJUAL es potong celup berinisial SA. Ia sudah diamankan di Polres Palopo. Pria yang tinggal di Kelurahan Temmalebba hanya bisa pasrah. Ia tidak menyangka es celup yang dijualnya berubah jadi petaka bagi anak-anak dan langganannya di Kelurahan Sumarambu, Kecamatan Telluwanua.

Kepada polisi, ia menceritakan pengolahan es celup di rumahnya.
Sebelum membuat es, pelaku dan istrinya berinisial SI membeli bahan ke pasar. Adapun bahan yang dibeli dari pasar. Ada kanji cap kelinci, pemanis buatan merek miki, coklat bubuk merek filo, minyak kelapa tanpa merek, pasta pandan merek lion brodher.

Pelaku kemudian pulang membawa bahan yang baru dibelinya untuk diolah menjadi makanan berupa es. Dari keterangan pelaku yang dikutip Kasat Reskrim, AKP Andi Rahmat, awalnya pelaku memasak air sampai mendidih.

Setelah itu, bahan berupa kanji dan pemanis buatan dituangkan dalam air mendidih yang terdapat pada sebuah baskom. Selanjutnya, diaduk menjadi suatu adonan kemudian diberi santan kelapa dan dicampurkan pasta pandan merek lion brodher.

Setelah adonan tersebut dingin selanjutnya dimasukkan ke dalam plastik cetakan. Selanjutnya dimasukkan ke dalam kulkas.

Keesokan harinya, Selasa 15 November 2016, pelaku berangkat dari rumahnya menuju Kelurahan Sumarambo, Kecamatan Teluwanua, Kota Palopo. Menjajakan dagangannya berupa es. Setelah sampai di tempat tujuan, ia mulai menjajakan jualannya kepada siswa SD dan SMP.

Beberapa menit kemudian, murid yang minum es mengalami muntah-muntah, sakit kepala, dan sakit perut. “Akibat kejadian ini, pelaku diancam pidana sesuai UU Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen. Namun demikian, polisi juga masih melakukan penyelidikan,” tandas kasat reskrim.(him/ary)

PALOPO POS

loading...
Click to comment
To Top