Andi Sukri Perintahkan Persulit Pengurusan IMB, Diatas Lahan Produktif – FAJAR sulsel
News

Andi Sukri Perintahkan Persulit Pengurusan IMB, Diatas Lahan Produktif

16.8-foto-bulkumba-sukri-sappewali

16-8-foto-bulkumba-sukri-sappewali

BULUKUMBA, RADAR SELATAN.CO.ID — Bupati Bulukumba, A M Sukri Sappewali memerintahkan Dinas Tata Ruang, Perumahan dan Cipta Karya (DTRPCK) Bulukumba untuk mempersulit pengurusan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) diatas lahan produktif.
Hal tersebut guna menjaga ketahanan pangan yang terus berkurang disebabkan karena lahan produktif yang terus terkikis karena serakahnya kota.
Hal tersebut diunkapkan, A M Sukri saat menggelar rapat koordinasi Dewan Ketahanan Pangan (DKP) Bulukumba, Kamis 17 November, di aula kantor Badan Ketahanan Pangan dan Pelaksana Penyuluhan.
Menurutnya, kondisi saat ini mengharuskan daerah mampu dalam menjaga kestabilan pangan di daerah masing-masing, apalagi saat ini banyak pangan seprti cabai yang harus di impor masuk untuk kebutuhan masyarakat.
“Salah satu faktor pangan berkurang, karena semakin berkurangnya lahan produktif, seiring bertambahnya manusia, namun tanah tidak bertambah, makanya saya perintahkan Tata Ruang untuk meninjau lokasi lahan jika ada masyarakat yang hendak mendirikan bangunan, dan persulit jika berada diatas produktif,” ujarnya.
Pembangunan, lanjut A M Sukri merupakan hak masyarakat, apalagi jika memang lahan mereka sendiri, namun paling tidak DTRPCK diharapkan untuk bisa memberikan pemahaman untuk tidak mendirikan bangunan diatas lahan produkti, agar pangan kita bisa tetap stabil.
Kadis Pertanian dan Tanaman Holtikultura Bulukumba,Ir. Harun mengungkapkan, guna mempertahankan pangan penduduk Bulukumba sebanyak 70 ribu ton, dan 20 ribu ton jatah ekspor ke kabupaten lain pertahunnya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) tengah menyiapkan langkah untuk melindungi sedikitnya seluas 11 ribu hektar guna mencukupkan Kebutuhan Bulukumba.
“Kita harus sudah mulai berfikir, apalagi Bulukumba ini pembangunanya sangat pesat, yang pasti kalau tidak disiapkan mulai dari sekarang lahan sawah akan habis di Bulukumba,” ujarnya.
Setidaknya dengan mempertahankan 11 ribu hektar lahan produktif kita masih bisa produksi beras sebanyak 270 ribu, dikurangi 70 ribu untuk konsumsi, dan 20 ribu untuk Expor ke Kabupaten lain, kita masih punya cadangan 180 ribu ton. “Saya rasa cukup kalau 11 ribu hektar yang harus dilindungi,” ujarnya.
Kadis TRPCK Bulukumba, Pasakai yang dikonfirmasi telah menerapkan kunjungan langsung ke lahan yang mendirikan bangunan, dan pembuatan IMB diharapkan tidak membangun diatas lahan produktif karena akan berdampak pada pangan Bulukumba

RADAR SELATAN

loading...
Click to comment
To Top