Polisi Ungkap Curanmor Modus Minta Tebusan – FAJAR sulsel
Kriminal

Polisi Ungkap Curanmor Modus Minta Tebusan

tersangka-ridwan-alias-ridetersangka-ridwan-alias-ride

SIDRAP, BKM — Reserse dan kriminal (Reskrim) Polres Sidrap, berhasil mengungkap komplotan pencurian
kendaraan bermotor (Curanmor) dengan modus minta tebusan, Jumat, 18 November.

Seorang pelaku yang diduga pimpinan komplotan curanmor itu, Ridwan alias Ride, (25), warga asal Desa Sereang,
Kecamatan Maritengngae, Sidrap itu, dibekuk di Desa Tanete, Kecamatan Maritengngae, Sidrap, sekira pukul 18.00
Wita.

Terungkapnya komplotan curanmor kelas kakap itu, bermula saat polisi menerima sejumlah laporan dari korban.
Polisi kemudian menindaklanjuti dan akhirnya berhasil membongkar komplotan itu.

Kasat Reskrim Polres Sidrap, AKP Chandra Yuda Pranata, membeberkan, sedikitnya enam unit sepeda motor telah
berhasil disikat kawanan curanmor itu. Seluruh sepeda motor yang dicurinya berada dalam wilayah hukum Polres
Sidrap.

Komplotan curanmor pimpinan Ridwan itu, beber AKP Chandra, mempunyai jaringan yang cukup banyak. Sebagian
hasil kejahatannya mereka jual, sebagian lagi mereka simpan di tempat yang aman lalu minta uang tebusan kepada
pemiliknya.

“Cara kerja mereka juga tergolong rapi, agar aksinya tidak ketahuan, mereka menggunakan perantara untuk
menghubungi pemilik sepeda motor, intinya, mereka minta uang tebusan hingga Rp5 juta perunit,” kata AKP
Chandra.

Dari hasil pemeriksaan sementara, lanjut AKP Chandra, tersangka sudah mengakui sedikitnya enam unit sepeda
motor berbagai merek yang dicuri. Yakni, Yamaha Mio Soul GT bertempat di Tanamaruttungnge, Kecamatan Panca
Rijang.

Selanjutnya, Kawasaki Bebek warna hijau, di Kelurahan Baranti, Kecamatan Baranti, Yamaha Mio Sporty di Kadidi,
Kecamatan Panca Rijang, Yamaha Mio Soul di area persawahan di belakang SMKN 1 Kelurahan Rijang Pittu,
Kecamatan Maritengngae.

Juga ada Yamaha Jupiter Z, di sekitar lapangan volly di Massepe, Kecamatan Tellu limpoe, serta Suzuki Satria FU
warna hitam di Bapangi Kecamatan Panca lautang, “Jumlahnya semua ada enam unit sepeda motor,” kata Chandra.

Disampaikan AKP Chandra, dari enam unit sepeda motor yang berhasil disikat komplotan itu, tiga unit diantaranya
tidak mereka jual. Melainkan disandera di tempat yang mereka anggap aman lalu meminta uang tebusan kepada
pemiliknya. (ady)

Berita Kota

loading...
Click to comment
To Top