Kantor Pajak Sasar Pejabat, Dokter dan UMKM – FAJAR sulsel
News

Kantor Pajak Sasar Pejabat, Dokter dan UMKM

Ahmad-Fudholi-1

*Untuk Ikut Tax Amnesty Tahap II di Luwu Raya

PALOPO–Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Palopo ditahap dua Tax Amnesty ini yang tersisa sebulan akan menyasar pejabat dan UMKM untuk ikut dalam program tersebut. Dimana pada periode pertama terbilang sukses mengumpulkan Rp.11.9 Miliar dari deklarasi harta para wajib pajak.

Ahmad Fudholi, Kepala Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Palopo, Senin 28 November 2016 mengatakan, para wajib pajak dari sejumlah profesi di wilayah kerjanya di 5 Kabupaten/kota di Luwu masih terbilang minim memanfaatkan program ini. Diantara wajib pajak tersebut hanya pelaku UMKM yang mendominasi. “Ada sejumlah pejabat namun tidak seberapa yang ikut dalam tax amnesty I dan Tahap 2 yang masih berlangsung hingga saat ini,” Katanya. Pihaknya mengungkapkan telah gencar melakukan sosialisasi namun sayangnya masih minim yang datang melakukan deklarasi harta, Khususnya untuk eselon II dan III.

Karna itu pihaknya saat ini mulai menghimbau pejabat di eselon tersebut untuk mengikuti program ini. “Kami sudah sampaikan surat himbauan ke setiap SKPD di Luwu Raya ini,” ujarnya. Diungkapkan juga tidak hanya kalangan pejabat saja yang minim memanfaatkan program tax amnesty ini, disebutkan kalangan dokter pun demikian. “Padahal sudah 4 bulan sosialisasi tersebut di dengungkan di berbagai media, bahkan presiden Jokowi pun turun mengajak masyarakat untuk ikut,” ujarnya. Karna itu ia mengharapkan 1 bulan tersisa Tax Manesty tahap kedua ini bisa berjalan maksimal. “Kami tidak menargetkan jumlah tarif yang disetorkan mereka. Namun partisipasi wajib pajak yang harus melebihi dari pencapaian tahun lalu,” ujarnya.

Sekadar diketahui, wajib pajak yang turut dalam program tax amnesty di tahap pertama periode Juli-September sebesar 600 Wajib pajak. Hingga saat ini, per November pihaknya telah mencatat kurang lebih 400 wajib pajak. “memang dari segi amount, jumlah yang didapatkan memang sedikit. Karna para pengusaha besar telah melakukan Tax Amnesty ini di tahap pertama,” ujarnya. Untuk memaksimalkan program tahap kedua ini pihaknya telah menggiatkan melakukan sosialisasi di berbagai tempat. Dengan menyisir pusat perekonomian di berbagai daerah seperti Toraja dan Torut, Lutra dan Kabupaten Luwu. Selain itu juga membuka Help Desk untuk memudahkan pelayanan khususnya kalangan PNS di berbagai daerah.

Dikatakan target KPP Pratama tahun ini tidaklah muluk muluk. Namun pihaknya berupaya seoptimal mungkin untuk masyarakat melakukan deklarasi harta mereka. Disampaikannya, tarif yang diberlakukan yakni Pelaku usaha dibawah omset Rp.4,8 Miliar tarifnya 0,5 persen apabila aset dideklarasikan dibawah 10 persen. Jika diatas 2 Milar maka tarif yang diberlakukan tersebut sebesar 2 persen. “harapan kami ini bisa Wajib pajak bisa lebih besar dibanding sebelumnya. Itu karna masyarakat sudah familiar. Karna ini adalah hak mereka, jangan sampai program ini disiasiakan,” Tandasnya. (ald)

PALOPO POS

loading...
Click to comment
To Top