Paman dan Ponakan Ngotot Proses Hukum – FAJAR sulsel
News

Paman dan Ponakan Ngotot Proses Hukum

*Soal Dugaan Penghinaan

PALOPO — Kasusnya bermula saat Mulyati (35) bersama suaminya Nur Alam (35), warga Kelurahan Batupasi, Kecamatan Wara Utara (Waru) terlibat pertengkaran dengan seorang kakek bernama Taslim (74) yang tak lain masih paman Muliyati.

Taslim tak menerima dirinya dihina dengan kata-kata bohong oleh Muliyati bersama suaminya Nur Alam. Taslim pun meminta petunjuk Bhabinkamtibmas Kelurahan Penggoli, Aiptu Makmur untuk penyelesaian masalah yang dialaminya.

Senin, 28 Vovember 2016 sekitar pukul 10.15 Wita, dua hari lalu, ketiganya dipertemukan di Kantor Kelurahan Batupasi.

Sayang pertemuan yang berlangsung dua jam tidak membuahkan hasil. Malah kedua bela pihak sama-sama ngotot masalah yang dihadapi lanjut ke proses hukum.

“Taslim katanya dibilangi ‘kau pembohong’, kita sudah coba selesaikan secara kekeluargaan, tapi kedua bela pihak sama-sama ingin masalah tersebut lanjut, “kata Makmur, Selasa, 29 November 2016.

Makmur sudah memberikan nasehat serta masukan kepada Taslim agar masalah tersebut cukup sampai di kelurahan tanpa harus lanjut ke Polsek. “Harusnya masalah ini diselesaikan secara kekeluargaan karena Mulyati masih keponakan dari Taslim,” imbuhnya.

Dari pengamatannya, Taslim ingin berdamai tetapi dengan syarat Mulyati dan suaminya harus mimta maaf kemudian kedua pasangan tersebut diminta keluar dari lokasi tempat rumahnya.

“Tapi Muliyati mengatakan mereka siap keluar dari lokasi tersebut kalau sudah ada keputusan siapa yang berhak tinggal di lokasi tersebut,” kata Makmur, mengutip pernyataan Muliyati.

Karena tak ada titik terang, maka kedua bela pihak diarahkan untuk melapor ke Polsek Waru. “Kita sudah arahkan untuk melapor ke Polsek Waru,” tandas Makmur. (ded/him)

PALOPO POS

loading...
Click to comment
To Top