DIPA Bone Tertinggi di Sulsel – FAJAR sulsel
News

DIPA Bone Tertinggi di Sulsel

bupati-dan-wakil-bupati-bone

bupati-dan-wakil-bupati-bone

PENULIS : USMAN SOMMENG

WATAMPONE, RB—Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo telah menerima jatah DIPA Sulsel sebesar Rp29,669 triliun. Dana tersebut termasuk untuk kabupaten dan kota. Terkhusus Kabupaten Bone mendapat DIPA terbesar di Sulsel.
Presiden RI, Joko Widodo resmi menyerahkan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) 2017 ke seluruh daerah di Istana Presiden, Jakarta, Rabu 7 Desember lalu. Termasuk di dalamnya Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo yang ikut menerima DIPA Sulsel sebesar Rp29,669 triliun. Alokasi tersebut belum termasuk untuk lembaga dan instansi vertikal di Sulsel.

Adapun untuk Kabupaten Bone menjadi penerima DIPA tertinggi di Sulsel. Untuk DIPA 2017, Bone mendapat jatah sebesar RpBone Rp1,863 triliun. Disusul Makassar Rp1,845 triliun dan Gowa Rp1,305 triliun. Kemudian kawasan Bone, Soppeng, Wajo dan Sinjai (Bosowasi). Setelah Kabupaten Bone, ada Wajo yang mendapat porsi DIPA Rp1,234 triliun. Diikuti Soppeng Rp984,603 miliar dan Sinjai Rp936,893 miliar.

Kepala Dinas Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (DPKAD) Kabupaten Bone, Drs Andi Fajaruddin MM mengakui jatah DIPA Bone yang tertinggi di Sulsel. Hanya saja, kata Fajar, panggilan akrab Fajaruddin, bahwa DIPA tersebut adalah DIPA-APBN yang yang didalamnya dialokasikan untuk satuan kerja (Satker) atau lembaga vertifikal, seperti Kepolisian Resort Bone.

“Iya, itu DIPA-APBN. Dana dari kementerian yang diperuntukkan untuk lembaga vertikal. Itu ranahnya APBN. Kalau kita (Pemda) ranahnya APBD,” jelas Fajaruddin yang turut mendampingi Bupati Bone, Dr HA Fahsar Mahdin Padjalangi MSi menerima anugrah ‘Dana Rakca 2016 di Istana Negara, Kamis 7 Desember lalu.

Anugrah ‘Dana Rakca 2016’ adalah penghargaan yang diberikan presiden kepada daerah pengelola keuangan terbaik. Selain penganugerahan ‘Dana Rakca 2016’ juga dise-rahkan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Tahun 2017, dana transfer ke daerah serta dana desa tahun 2017. Selain jatah DIPA, Kabupaten Bone juga mendapat alokasi Dana Insentif Daerah (DID) 2017 yang tertinggi dari 12 daerah penerima DID di Sulsel, yakni Rp51 miliar.

Bupati Bone Dr HA Fahsar Mahdin Padjalangi MSi menyatakan pemerintah daerah berkomitmen untuk meningkatkan kinerja, termasuk dalam upaya menata dan melakukan perbaikan pe-ngelolaan keuangan daerah.

“Saya berharap prestasi ini menjadi motivasi bagi seluruh jajaran pemerintah daerah untuk lebih meningkatkan kinerjanya, dan tentunya kami juga berharap dukungan dan kerjasama dari seluruh elemen masyarakat di tengah upaya pemerintah daerah melakukan penataan dan perbaikan tata kelola keuangan daerah,” imbuhnya.

RADAR BONE

loading...
Click to comment
To Top