Dialog Evaluasi 3 Tahun Pemerintahan SBY-Fajar Berlangsung Alot – FAJAR sulsel
News

Dialog Evaluasi 3 Tahun Pemerintahan SBY-Fajar Berlangsung Alot

SINJAI, UPEKS.co.id — Gabungan beberapa Organisasi Kepemudaan (OKP) bekerja sama dengan Ikatan Usaha Pemuda Sinjai (IKUPS) menggelar dialog akhir tahun Evaluasi Pemerintahan Sinjai, yang berlangsung di ruang pola Kantor Bupati Lama, Jalan Ahmad Yani, Minggu (11/12).

Acara yang mengusung tema “Refleksi 3 Tahun Kepemimpinan H. Sabirin Yahya dan Andi Fajar Yanwar dalam Evaluasi Berbasis Data dan Fakta Menuju Realita” tersebut dibuka oleh Asisten II Sinjai, dr. Hj. Nikmat B. Situru. Dihadiri oleh para pemateri diantaranya dari unsur Pemerintah Kepala Bappeda Dra. Ratnawati, Unsur LSM Ketua Kopel Sinjai Musaddaq, Unsur Pers Kepala Biro Harian Ujungpandang Ekspres Andi Agil Prawira YNP SH, Kabag Humas Muh. sabir Syur, Kadis Pendidikan Sinjai Hj. Dra. Mas’ati, serta Unsur Akademisi dan Tokoh Masyarakat, juga dihadiri mahasiswa dari beberapa perguruan tinggi, kelompok tani dan kelompok usaha.

Asisten II, dr. Hj. Nikmat B. Situru dalam sambutannya sangat mengapresiasi kegiatan yang digagas oleh OKP tersebut.

“Kami sangat senang ada masukan dari masyarakat jika ada kekurangan pada program yang telah dijalankan Pemerintah selama beberapa tahun ini. Yang jelasnya Pemerintah akan selalu berusaha melakukan program untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat sesuai visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati,” jelasnya.

Sementara Pemateri dari Unsur Pers, Andi Agil Prawira YNP, SH mengatakan dalam peningkatan program kerja Pemerintah Daerah peran pers sangat dibutuhkan.

“Bagaimanapun bagusnya program Pemerintah, jika tidak tersosialisasi dengan baik, masyarakat tetap akan menilai negatif kinerja Pemerintah. Contohnya di Sinjai hanya ada beberapa SKPD yang mengerti tugas dan peran media dalam menunjang pemerintahan, seperti DPKH, Dinas Pendidikan, dan beberapa SKPD lain,” terangnya.

Lanjut Andi Agil menjelaskan masih ada beberapa SKPD juga yang belum paham fungsi dan peran media.

“Misalnya Dinas Sosial itu baru terpublikasi di media ketika ada beberapa pejabat di dalamnya terjerat kasus korupsi bedah rumah, begitu juga di Dinas Tata Ruang terkait masalah patung kuda. Padahal banyak program di Pemerintahan jika terpublikasi dengan baik bisa bernilai positif ke masyarakat,” katanya.

Terpisah Ketua Kopel Sinjai, Musaddaq memaparkan data terkait income perkapita masyarakat, jumlah penduduk miskin yang hingga kini belum terselesaikan dengan baik. Tingginya Silpa Sinjai dari tahun ke tahun karena tidak maksimalnya program kerja Pemerintah Daerah.

Acara dialog tersebut, selain diisi dengan diskusi terkait masalah di Pemerintahan, juga menampilkan pertunjukan seni musik. (egy)

UPEKS

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top