Adira Berhasil Bukukan Aset Rp7 T – FAJAR sulsel
News

Adira Berhasil Bukukan Aset Rp7 T

adira_finance_

MAKASSAR, UPEKS.co.id — PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk, yang merupakan leasing di Kota Makassar, kini semakin memperlihatkan ketajamannya dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Di tahun 2016 ini, Adira berhasil melakukan pertumbuhan aset hingga Rp7 triliun.

Dibandingkan dengan tahun lalu, kondisi ini dinilai relatif stabil. Sehingga Adira semakin optimis dalam meningkatkan pelayanan publik di tahun 2017 mendatang. “Kami masih berupaya untuk berhati-hati dalam kegiatan penyaluran pembiayaan agar dapat menjaga keseimbangan antara pertumbuhan dan kualitas aset.

Pada semester pertama 2016, penyaluran pembiayaan baru kami tercatat sejumlah Rp7,0 triliun, relatif stabil dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Sementara piutang pembiayaan yang dikelola (managed receivables) tercatat sebesar Rp45,0 triliun,” sebut Willy Suwandi Dharma selaku Direktur Utama Adira Finance saat ditemui, Minggu (11/12/16).

Willy Suwandi menambahkan, pada triwulan pertama tahun 2016, kondisi makro ekonomi di Indonesia mulai menunjukkan sinyal perbaikan. Di antaranya adalah inflasi yang terkendali, berada pada level 4,45% pada bulan Maret 2016, jauh lebih baik dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu yang sebesar 6,38%.

Karena inflasi yang terkendali dengan baik, bank sentral pun memutuskan untuk menurunkan suku bunga acuan, yang mana Pada semester pertama adalah sebesar 6,75%, turun 75 bps dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. “Karenanya, perbankan pun mulai menyesuaikan dengan tingkat bunga pinjaman yang ditawarkan kepada masyarakat.

Rata-rata nilai tukar rupiah masih terjaga dengan baik sebesar Rp13.276, hanya naik sedikit sekitar 1% dibandingkan tahun lalu, yang terutamanya disebabkan oleh aliran dana asing ke pasar keuangan Indonesia sebagai bukti meningkatnya keyakinan investor terhadap Indonesia.

“Karenanya, Bank Indonesia memperkirakan kalau pertumbuhan ekonomi pada Kuartal I-2016 ini dapat mencapai 5,1%-5,2%. Meskipun demikian, perbaikan pada tataran makro ini memang masih belum sepenuhnya dapat dirasakan oleh masyarakat pada umumnya, yang terutamanya masih berhati-hati dalam berbelanja,” paparnya.

Disebutkan, di awal tahun 2016 kemarin, kinerja penjualan kendaraan bermotor masih menunjukkan kontraksi. Penjualan nasional wholesale untuk sepeda motor baru tercatat sejumlah 1,5 juta unit untuk tiga bulan pertama ini, turun 6% dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang sebesar 1,6 juta unit. Sementara, penjualan nasional wholesale mobil baru pun turun 5% menjadi 267 ribu unit pada Kuartal I-2016 bila dibandingkan dengan kuartal yang sama tahun lalu, yang mencatatkan penjualan 282 ribu unit.

“Laba bersih Perusahaan hingga Kuartal I-2016 adalah sebesar Rp286 miliar, naik dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp76 miliar. Secara umum, kenaikan laba bersih terjadi karena Perusahaan berhasil membukukan kenaikan pada total pendapatan sebesar 5% atau setara dengan Rp2,0 triliun,” pungkasnya. (mg4/suk)

UPEKS

loading...
Click to comment
To Top