Diduga Korupsi ADD Rp165 Juta – FAJAR sulsel
News

Diduga Korupsi ADD Rp165 Juta

*Kejari Tangkap Bendahara Ulu Salu

MAKALE– Setelah Kejari Tana Toraja selamatkan uang Negara Rp632.500 juta hasil tindak pidana korupsi tahun 2016.
Kejari Tana Toraja bidik sejumlah kasus diduga melibatkan pejabat, dan mantan pejabat.

Banyaknya dugaan pidana korupsi di Tana Toraja dan Toraja Utara, Kejari tidak punya beban mengusut sehingga tidak pandang bulu menabrak siapapun tersangkanya.

Sala satunya sedang dibidik yakni tindak pidana korupsi di Lembang Ulu Salu Kecamatan Saluputti, dimana kasus tersebut menyeret bendahara berinisial M sebagai tersangka.

“Hasil audit Inspektorat ditemukan tersangka M telah menyalahgunakan jabatan dan uang negara sebesar Rp165 juta untuk kepentingan pribadi sehingga tidak bisa dipertanggungjawabkan,”kata Kajari Tator Jaka Suparna, didampingi Kasi Intel, Amri Kurniawan, kepada Palopo Pos, di Makale, Senin, Desember 2016.

Menurut Jaka Suparna, anggaran Dana Desa (ADD) ditengarai dikorupsi bendahara M Rp165 juta tahun 2015 lalu, dari total ADD diterima Lembang Ulu Salu Rp737 juta lebih.

“Tersangka M pertanggungjawabkan perbuatannya diancam kurungan minimal 4 tahun dan maksimal 20 tahun sebab melanggar pasal 2 subsidair pasal 3 UU No.20 tahun 2011 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi,”beber Jaka.

Ditambahkan Kasi Intel Amri Kurniawan, selain membidik kasus tindak pidana korupsi, juga pihaknya membidik pejabat dan mantan pejabat Tana Toraja dan Toraja Utara yang menyalahgunakan wewenangnya masih kuasai kendaraan dinas (Randis).

Masih kasus ADD, lanjut Amri Kurniawan, Kejari Tator tengah menyelidiki dugaan tindak pidana korupsi sala satu lembang di Toraja Utara, hanya saja masih dirahasiakan nama lembangnya.

“Demikian pula proses tender di Tana Toraja tahun 2016 ditemukan beberapa kontraktor buang 20-30 persen dari total biaya sehingga berpengaruh kepada kualitas pekerjaan ditamba interpal waktu kurang lebih sebulan selesaikan kontrak, saya pesimis selesai tetap waktu dan jika PPK tidak komitmen lakukan denda, juga akan kami seret,”tutup Amri.(mg5/ded)

PALOPO POS

loading...
Click to comment
To Top