Optimalkan Promosi, Sasar Konsumen Pecinta Lingkungn Hidup – FAJAR sulsel
News

Optimalkan Promosi, Sasar Konsumen Pecinta Lingkungn Hidup

13.12.pengusaha

Kiat Usaha Sablon Mr. Gele Hadapi Persaingan

Bisnis sablon merupakan peluang usaha yang cukup menjanjikan. Karena bisnis sablon dapat dikerjakan dengan mudah dan tidak memerlukan modal yang besar. Apalagi bisnis dijalankan berdasarkan hobi, seperti yang digeluti Muh. Chandra Juliatma, Fatwa Rizky dan Ryan Hidayat.

Laporan: Hasmiati Mus
——————————
Makassar

Berawal dari keinginan mengedukasi masyarakat dalam melestarikan lingkungan, tiga pemuda yang masih menimbang ilmu di Fakultasi Seni dan Desain (FSD) Universitas Negeri Makassar (UNM) merintis usaha sablon. Usahanya yang dirintis dipertengahan 2016 ini diberi nama Mr. Gele.

Muh. Chandra Juliatma selaku desainer Mr Gele, mengatakan, bisnis sablon merupakan salah satu peluang usaha yang memiliki prospek ke depan yang baik dan menghasilkan keuntungan yang menjanjikan. Apalagi, fashion saat ini bukan lagi sebagai pelengkap, namun telah menjadi kebutuhan utama sejumlah kalangan, khususnya generasi muda di Kota Makassar.

Dalam menjalankan bisnis sablonnya ini, lanjut dia, pihaknya tidak hanya bertujuan untuk mengejar keuntungan saja. Namun, melalui bisnis sablonnya tersebut, mereka ingin mengedukasi dan mengajak masyarakat untuk peduli terhadap lingkungan hidup.

“Jika pemuda Bali yang tergabung dalam band Nosstress menyerukan penyelamatan lingkungan dengan musik, maka kami bertiga menyerukannya melalui bisnis sablon baju (T-Shirt). Jadi semua baju T-Shirt disinji semuanya bertemakan lingkungan,” katanya.

Sementara bagian Pemasaran Mr Gele, Ryan Hidayat menuturkan, meski fokus pada pelestarian lingkungan, namun pihaknya tetap mengutamakan kualitas T-Shirt dengan harga yang terjangkau “Kami tidak hanya mengadalkan desain tapi juga mengutamakan kualitas, tentunya dengan harga terjangkau. Yakni, harganya rata Rp120 ribu,” ungkapnya.

Antusias konsumen, kata Ryan, khususnya aktivis lingkungan hidup kian meningkat signifikan. Apalagi, pihaknya kerap mengikuti event-event seperti wisata alam Mahorpala Fik UNM di Hutan Pinus Bissoloro.

“Inilah salah satu metode pemasaran yang kami galakkan, yakni mengikuti event-event. Kami juga mengoptimalkan promosi melalui sosial media (Sosmed). Karena Sosmed adalah salah satu sarana interaksi masyarakat yang paling efektif,” imbuhnya.

Fatwa Risky selaku bagian manajemen Mr. Gele berharap, bisnis sablonnya tersebut mampu mengedukasi masyrakat. Apalagi, kondisi lingkungan saat ini cukup memprihatinkan. “Kami berharap, usaha kami ini selain dapat mengedukasi masyarakat tentunya juga dapat bersinergi dengan perekonomian daerah,” ujarnya.(*)

UPEKS

loading...
Click to comment
To Top