BPJSTK Sasar 8.000 Honorer Pemkot – FAJAR sulsel
News

BPJSTK Sasar 8.000 Honorer Pemkot

Pemprov Sulselbar Belajar ke Makassar

MAKASSAR, UPEKS.co.id — Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJSTK) saat ini tengah gencar merangkul semua pekerja agar tercover di dalam tanggungan BPJSTK. Tak terkecuali non kepegawaian atau honorer, yang jumlahnya mencapai 8.000 khusus Pemkot Makassar.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Makassar, Rasidin, mengatakan, kegiatan yang sedang digencar ini yakni bersinergi dengan pemprov Sulawesi Barat bagaimana cara merangkul para honorernya. “Hari ini kami mengadakan studi komperatif. Jadi pemerintah Sulbar ini ingin juga merangkul para honororernya untuk dicover oleh BPJSTK. Dia belajar dari kami bagaimana tekhnisnya,” ucapnya, Kamis (15/12/16).

Rasidin menuturkan, kepesertaan para tenaga kontrak di BPJS Ketenagakerjaan menjadi penting agar para pegawai honorer bisa mendapatkan Jaminan keselamatan kerja. Para peserta hanya diminta untuk membayar Rp12.940 per bulannya, sudah mendapat banyak manfaat program. Hingga saat ini di lingkup pemerintah Kota Makassar telah tercatat sebanyak 6.244 peserta honorer terhitung sejak Mei 2015 hingga November 2016 ini.

Dia mengatakan, jumlah pegawai Pemkot Makassar yang tersebar di 54 Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKDP) itu sekitar 8.000 orang. Namun sisanya akan segera tercover di akhir tahun ini yakni sebanyak 1.756 orang. “Per bulan pemkot membayarkan iurannya sebesar Rp72 juta,” tambah Helmy, Kepala bidang Anggaran BPKA. Tentang penambahan kuota honorer tahun depan menurut Helmy akan didaftarkan langsung dari SKPD terkait.

“Jadi kami serahkan semua ke SKPD dan SKPD yang akan menginput para honorer,” jelasnya. Sementara, Pengawas Tenaga Kerja Provinsi Sulbar, Armon SSos menambahkan, kedatangannya ke Kota Makassar dikarenakan pihaknya telah menggodok hal yang sama untuk kepesertaan BPJSTK untuk non pegawai. “Saat ini kita MOU. Kami masih menggodok anggaran untuk kepesertaan di pemprov,” ujarnya. Hingga saat ini, di Pemprov Sulbar memiliki 1.500 non kepegawaian yang terdiri dari K2 dan non kategori.

“Kita akan MOU untuk dua kategori dulu saja yakni jaminan kecelakaan kerja dan kematian,” ungkapnya. Jika dilihat dari total non pegawai yang akan di cover BPJSTK kemungkinan anggaran yang akan disediakan sekitar Rp30 an juta per bulan. Pihaknya berharap dengan kegiatan studi komparatif ini bisa menjamin para honorer dalam keselamatan bekerjanya setiap hari. (nda/suk)

UPEKS

loading...
Click to comment
To Top