Janji Atasi Kesemrawutan – FAJAR sulsel
News

Janji Atasi Kesemrawutan

*Pedagang Dituntut Ikut Peduli

BELOPA — Banyaknya lapak liar bermunculan di Pasar Besar Belopa tetap menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Luwu.

Pihak panitia pemindahan pedagang berjanji akan mengatasi lapak liar tersebut untuk menghindari adanya kesemrawutan.
Ketua pemindahan pedagang Pasar, Hj Wahidah S.Sos, M.Si yang dikonfirmasi Palopo Pos, Kamis 15 Desember 2016 mengungkapkan, diakui bahwa saat ini timbul kesemrautan di pasar Besar Belopa akibat munculnya lapak baru, namun demikian hal ini menjadi perhatian serius untuk diatasi secara bertahap.

“Saat ini kita masih tahap awal untuk memfungsikan Pasar Besar Belopa dengan memindahkan pedagang yang ada di pasar sentral Belopa. Tentunya berbagai permasalahan akan muncul seiring dengan pemanfaatan pasar Besar Belopa ini, tetapi sesuai perintah Bapak Bupati Luwu, permasalahan ini kita akan selesaikan,” ungkap Wahidah.

Wahidah mengatakan, munculnya sejumlah lapak liar yang menghadirkan kesan semrawut di Pasar Besar Belopa ini memang sulit dihindari lantaran begitu banyaknya pedagang baru yang juga ingin berdagang di Pasar Besar Belopa, dan dalam hal ini Bupati Luwu HA Mudzakkar mengharapkan mereka kiranya tetap diakomodir.

“Sewaktu pendataan sebelum pemindahan pedagang pasar Sentral Belopa, jumlah pedagang yang menempati lods ada sekitar 484 orang. Jumlah pedagang ini meningkat setelah pasar Besar Belopa ini kita fungsikan.

Dan Bapak Bupati Luwu, HA Mudzakkar meminta agar tidak melarang masyarakat untuk berdagang disana, karena ini menyangkut sumber penghidupan masyarakat,” sebut Wahidah yang saat ini juga menjabat sebagai pelaksana tugas Kepala Dinas Koperindag Luwu.

Masih menurut Wahidah, Pasar Besar Belopa merupakan aset murni Pemerintah kabupaten Luwu, untuk itu seluruh pedagang yang beraktivitas disana harus taat terhadap aturan yang diterapkan dalam beraktivitas jual beli di lokasi pasar besar Belopa.

“Untuk pedagang yang membuka lapak-lapak di sekitaran pintu masuk Pasar Besar Belopa (sisi kanan pos jaga, Red), tetap akan kita tertibkan. Lokasi itu harus dikosongkan dan pedagang yang menempati lokasi itu harus mundur dan masuk ke belakang dan harus masuk kelokasi pasar, untuk itu nanti akan buatkan tempat. Seluruh pedagang harus mau diatur dan kami mengharapkan mereka ikut peduli dalam mewujudkan aktivitas jual beli yang tertib, sehat dan higienis dilokasi pasar besar Belopa,” tegas Wahidah.

Ditambahkan Wahidah, para pedagang yang meluber ke jalan bagian dalam pasar utamanya pada lods sayur, lods ikan dan lods kain, juga akan ditertibkan. Untuk itu dilokasi tersebut akan ditambah atapnya agar pedagang tidak terkena terik sinar matahari.

“Saat ini mereka menggunakan terpal untuk menutupi. Nanti akan kita buatkan atap permanen. Sekali lagi perlu kami sampaikan, Pasar Besar Belopa ini merupakan aset Pemkab Luwu, untuk itu Pemkab Luwu tetap akan memberi perhatian dalam hal penataan pedagang untuk menghindari kesan semrawut,” tandas Wahidah.(and/rhm)

PALOPO POS

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top