Maksimalkan Kebijakan Makroprudensial – FAJAR sulsel
News

Maksimalkan Kebijakan Makroprudensial

Media Gathering KPW BI Sulsel

Sejak 2014, Bank Indonesia (BI) melakukan perubahan besar. Salah satunya, dengan menggalang reorientasi terkait dengan nilai statusnya. Agar lebih hebat menghadapi tantangan di bank sentral, khususnya dalam pengelolaan sistem pembayaran makroprudensial.

Laporan: Muhajir
———————-
Kepulauan Selayar

Sejak saat itu, BI memaksimalkan terwujudnya kebijakan makroprudensial, agar memberi peran signifikan dalam pengembangan ekonomi.

Kepala Kantor Perwakilan (KPw) BI Sulsel, Wiwiek Sisto Widayat mengatakan, ketika Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melakukan pengawasan secara mikro, maka BI melakukan pengawasan keuangan secara makro.

“Jadi, Januari 2014, UU OJK sudah berlaku dan fungsi pengawasan OJK secara mikro. Sejak saat itu BI melakukan perubahan besar yang dinamakan transformasi, dengan konsentrasi di pengembangan ekonomi makro,” ujarnya dalam media Gathering KPW BI Sulsel 2016, di Kepulauan Selayar, Jumat (16/12/16).

Media Gathering ini, lanjut Wiwek, dilaksanakan setahun sekali oleh BI. Di hadapan awak media, ia membeberkan beberapa transformasi yang dilakukan dalam bentuk tujuan dan tugas BI pasca OJK. Dimana, BI secara makroprudensial ingin mencapai dan memelihara kestabilan nilai rupiah, ikut mendorong SSK (stabilitas sistem keuangan), mengendalikan inflasi dan menjaga stabilitas nilai tukar rupiah.

“Sementara framework kebijakan BI adalah mencapai dan memelihara stabilitas nilai rupiah untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkesinambungan dengan cara Bauran kebijakan BI dalam hal stabilitas moneter, stabilitas sistem pembayaran, stabilitas keuangan,” ujarnya.

Visi dari BI tersebut, kata Wiwiek, ditargetkan akan diwujudkan hasilnya sampai tahun 2024 mendatang. “Karena harapan kita adalah mewujudkan bank sentral yang kredibel dan terbaik di kawasan secara regional,” tandasnya.(*)

UPEKS

loading...
Click to comment
To Top