Debat Terancam Hanya Satu Sesi – FAJAR sulsel
News

Debat Terancam Hanya Satu Sesi

Lagi, KPUD Takalar Keluhkan Anggaran

TAKALAR,UPEKS.co.id — Pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kabupaten Takalar tersisa dua bulan lagi. Namun persoalan anggaran tambahan Pilkada masih saja belum kelar. Apakah Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Takalar menyepakati penambahan anggaran sebesar Rp7,8 miliar atau hanya Rp4 miliar.

Sejauh ini, nilai tersebut masih belum menemui kata sepakat. Ketua Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Takalar, Jussalim Sammak mengatakan, pihaknya menyerahkan sepenuhnya ke eksekutif dan legislatif terkait persoalan anggaran dimaksud. Meski begitu, dia berharap pemerintah melihat kondisi anggaran Pilkada Takalar yang masih minim. “Legislatif dan eksekutif perlu melihat bahwa penetapan anggaran tidak sama dengan tahun sebelumnya.

Tahun ini tentu sangat berbeda,”jelasnya. Jussalim menyatakan, pihaknya menggelar debat kandidat dua pasangan calon kepala daerah sebanyak dua sesi. Debat pertama akan digelar di Hotel Sheraton Makassar pada 28 Desember dengan kebutuhan anggaran sebesar Rp280 juta lebih. “Awalnya kita rencanakan dua kali debat. Tapi kalau anggaran yang kita minta dari awal Rp7 miliar tidak bisa terpenuhi, maka cukup sekali saja,” tegasnya.

Menurut Jussalim, panelis yang diundang semuanya merupakan akademisi. Tujuannya tidak lain untuk mengetahui sejauh mana program yang ditawarkan pasangan calon kepada masyarakat. “Tentu masyarakat harus tahu apa saja program prioritas pasangan calon itu. Jangan sampai masyarakat hanya asal memilih saja tanpa mengetahui jualan pasangan calon,” pungkasnya.

Sebelumnya, Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kabupaten Takalar menyepakati penambahan anggaran KPUD sebesar Rp7 miliar. Hal itu diutarakan anggota Banggar DPRD Kabupaten Takalar, Makmur Mustakim. “Sebenarnya angka Rp5 miliar dengan dua pasangan colon bupati itu sudah responsif sekali. Terkecuali ada pasangan calon bupati perseorangan bisa anggarannya lebih dari itu,” jelas Makmur yang menyebut angka Rp7 miliar tersebut sudah final. (jah/mah)

UPEKS

loading...
Click to comment
To Top