Potensi ZIS Sangat Besar – FAJAR sulsel
News

Potensi ZIS Sangat Besar

seken-1

-BAZNAS Lantik Pengurus UPZ

BELOPA — Kabupaten Luwu dengan mayoritas penduduk beragama Islam sesungguhnya memiliki potensi cukup besar dalam menjadikan pengumpulan zakat infaq dan sadaqah (ZIS) sebagai sumber dana untuk pembangunan di daerah. Untuk itu Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Luwu diharapkan mampu mengoptimalkan tugasnya di daerah.

Demikian diungkapkan Pengurus Baznas Provinsi Sulsel, Dr H Abduh Haliq saat memberikan sambutan pada acara pelantikan pengurus unit pengumpul zakat (UPZ) tingkat kecamatan Kabupaten Luwu, di Aula Kantor Kementerian Agama Luwu Sabtu, 17 Desember 2016.

“Dana pengumpulan ZIS sesungguhnya bisa membiayai pembangunan yang dilaksanakan oleh pemerintah daerah, seperti di beberapa daerah di Indonesia. Khusus untuk Kabupaten Luwu, potensi ZIS ini sangat besar, apabila dioptimalkan pengelolaanya kami sangat yakin bisa membantu membiayai kegiatan pembangunan di daerah ini, bukan hanya dibidang keagamaan, tetapi juga bisa membantu dibidang sosial, kesehatan dan pendidikan bahkan pembangunan infrastruktur,” ungkap Abduh Haliq.

Abduh Haliq mengatakan, pengurus Baznas Luwu harus lebih optimal melaksanakan tugasnya dilapangan dalam mengumpulkan ZIS sesuai peraturan yang ada, baik dalam mengumpulkan zakat fitrah, zakat profesi, zakat hasil pertanian/perkebunan dan ternakmaupun infaq PNS dan profesi lainnya.

“Potensi ZIS Kabupaten Luwu sangat besar, khususnya dari sektor pertanian, perkebunan dan peternakan jika dioptimalkan insya Allah jumlahnya sangat besar. Tetapi semua ini butuh dukungan semua pihak, khususnya pemerintah daerah. Untuk itu kami berharap pengurus Baznas di Luwu dapat dibina dan diperhatikan oleh Pemkab Luwu,” jelas Abduh.

Abduh mencontohkan bagaimana Pemerintah Propinsi Nusa Tenggara Barat begitu komitmen untuk menegakkan zakat sebagai salah satu Rukun Islam kepada segenap aparatnya dan masyarakat di NTB, sehingga zakat didaerah tersebut dapat terkumpul maksimal dan menjadi salah satu sumber pendanaan pembangunan.

“Gubernur NTB ini mendapatkan penghargaan dari Pemerintah RI atas komitmennya. Semoga hal ini bisa dicontoh pula oleh Bupati Luwu terhadap seluruh aparatnya juga masyarakat, mengingat membayar zakat secara kolektif merupakan upaya dalam membangun spiritualitas religius di tengah masyarakat,” tutur Abduh.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Baznas Luwu, Drs HM Saleh K melantik segenap pengurus UPZ 22 kecamatan se-kabupaten Luwu, dimana dengan keberadaan UPZ ditingkat kecamatan ini bisa mengoptimalkan pengumpulan ZIS di seluruh pelosok di Kabupaten Luwu.

“Potensi ZIS di daerah ini memang cukup besar. Yang baru maksimal kita kelola dan ditunaikan umat muslim/muslimah baru zakat fitrah, IRTM dan infaq PNS,” jelasnya.

Sementara masih banyak zakat yang bisa kita tunaikan, seperti zakat harta, zakat profesi dan zakat dari hasil pertanian/perkebunan dan peternakan. Untuk itu dibutuhkan sosialisasi yang massif untuk memberikan kesadaran bagi umat muslim akan pentingnya menunaikan zakat tersebut. Baznas Kabupaten Luwu akan mengumumkan hasil pengumpulan ZIS untuk tahun 2016 dalam waktu dekat ini sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada masyarakat.(and/rhm)

PALOPO POS

loading...
Click to comment
To Top