Giliran Saksi Terlapor ‘Bernyanyi’ – FAJAR sulsel
News

Giliran Saksi Terlapor ‘Bernyanyi’

1-Saksi-1

1-saksi-1

Dugaan Kecurangan Pilkades Bainang Kecamatan Palakka

PENULIS : ROSDIANA SULJA

WATAMPONE, RB—Setelah memeriksa lima orang saksi dari pihak pelapor dalam kasus sengketa pilkades Bainang Kecamatan Palakka pekan lalu, lanjutan sidang kembali digelar Senin 19 Desember kemarin. Tim Khusus Penyelesaian Sengketa Pilkades dalam sidang kali ini dipimpin Firman Batari. Ketua Tim, A Amar Ma’ruf kali ini berhalangan hadir dalam sidang.

Sidang yang dimulai sekira pukul 15.00 Wita diawali dengan pengambilan sumpah dari tiga orang saksi pihak terlapor dalam hal ini Panitia Pilkades. Masing-masing Jusmawati, Hadrah dan H Hasan Basri.
Saksi pertama, Jusmawati 36 tahun merupakan aparat Peme-rintahan Desa Bainang menjabat sebagai Kasi Kesra, ketika duduk di kursi saksi meminta kepada tim majelis sidang agar mempraktekkan apa yang disaksikannya.

“Saya bukan panitia hanya aparat desa yang atas inisiatif sendiri menulis hasil penghitungan suara pada buku catatan saya,” terangnya. Isteri dari Sekdes Bainang itu juga membeberkan dalam penghitungan suara sempat ada kertas suara yang dipending pengesahannya.

“Ada banyak kertas suara dipending karena tidak ditahu apakah sah atau tidak. Atas ke-sepakatan panitia dengan Pemdes, kertas suara itu dipisahkan sementara dengan kertas suara lain. Belakangan baru dihitung,” terangnya.
Keterangan hampir senada diungkapkan Hadrah yang juga merupakan perangkat Desa Bainang. Sementara saksi ketiga, H Hasan Basri yang kapasitasnya sebagai penonton atau turut hadir di tempat itu, hanya sebentar duduk di kursi saksi karena keterangannya dinilai tidak relevan dengan inti persoalan.

Salah seorang anggota Tim Khusus, Firman Batari menegaskan jika inti dari kasus sengketa Pilkades Bainang yang dilaporkan pelapor, A Hasanuddin adalah perbedaan suara.
“Inti materi yang dilaporkan adalah selisih suara sah dengan surat panggilan. Jadi saksi yang hadir pun dimintai keterangannya seputar hal itu,” ungkapnya.

RADAR BONE

loading...
Click to comment
To Top