Lapas Janji Razia Besar-besaran Ponsel – FAJAR sulsel
News

Lapas Janji Razia Besar-besaran Ponsel

* Soal Napi Kendalikan Narkoba dari Penjara

PALOPO — Napi yang menjalani hukuman di Lapas Klas II/A Palopo leluasa menggunakan alat komunikasi. Dari balik jeruji besi lembaga pemasyarakatan, bisnis haram para napi tetap jalan. Dengan modal ponsel di tangan, mereka sudah bisa mengendalikan narkoba dari penjara. Namun, Lapas berjanji akan menggelar razia besar-besaran khusus ponsel.

Diduga, usaha memasok narkoba ke lapas, akibat lolosnya ponsel di penjagaan. Berbagai cara memasukkan handphpone dan narkoba. Ada yang dilakukan oleh pengunjung, tahanan titipan, dan narapidana.

”Petugas yang melakukan pemeriksaan di ruang portir makin meningkatkan pemeriksaan. tetapi tetap pada prosedur yang berlaku. Ada petugas laki-laki dan perempuan untuk memeriksa pengunjung, napi dan tahanan apabila keluar ataupun masuk ke dalam lapas sesuai jenis kelamin,” ujar Kusnali, kepala Lapas Klas II/A Palopo, kepada Palopo Pos, Senin 19 Desember 2016.

Usaha lain yang dilakukan, kata Kusnali, tetap melakukan razia dadakan di dalam sel tahanan. “Soal waktunya, kami tidak pernah menyebutkan. Karena kalau dijadwal, tentulah ketahuan. Makanya, kami lakukan dadakan,” kata Kusnali lagi.

Hanya saja, usaha untuk menyembunyikan handphone di dalam lapas tetap terjadi. Informasi yang diterima Palopo Pos dari salah seorang penghuni lapas yang menjalani pemeriksaan di Satnarkoba Polres Palopo, mereka menghubungi orang luar melalui handphone. Handphone itu disembunyikannya di dalam lapas.

Namun, ada juga informasi yang menyebutkan jika penghuni lapas, berani membayar hanya untuk meminjam handphone.
“Kita sudah ada pengalaman kemarin, mereka mengelebui petugas dengan handphone berbentuk jam tangan. Dari pengalaman itu, setiap yang keluar masuk di dalam lapas akan diperiksa. Termasuk memeriksa barang maupun perhiasan,” sebutnya.

Dia juga menyebutkan, sudah mewanti-wanti anggotanya agar tidak memberikan kemudahan kepada penghuni lapas. Khususnya meminjamkan handphone. “Jika kedapatan akan kita peringati, namun bila terus mengulangi dan mengulangi kembali, kita berikan tindakan tegas,” ujar Kusnali.

Di Lapas Klas IIA Palopo, jumlah napi dan tahanan kasus narkoba paling mendominasi. Dari 466 penghuni lapas dengan kasus beragam, 200 orang diantaranya terlibat kasus narkoba. Itu artinya lapas sudah over penghuni kasus narkona. Tantangan pun berdatangan.

Usaha penyelundupan narkoba sampai Desember 2016 sudah tujuh kali digagalkan. Itu semasa kepemimpinan Kepala Lapas Klas IIA Palopo, Kusnali. Saat dimintai keterangannya, Senin 19 Desember 2016 kemarin, Kusnali mengaku akan terus meningkatkan pemeriksaan dan pengawasan peredaran narkoba di lapas.

Disinggung soal pengiriman napi ke lapas Bongali Makassar, Kusnali, mengatakan, selama anak binaannya tidak ‘nakal’, maka pengiriman ke Bongali tidak dilakukan.
Saat ini, kata Kusnali, jumlah penghuni di Lapas Klas IIA Palopo sebanyak 466 orang. Dimana 291 diantaranya merupakan napi dan 175 adalah tahanan.(ara/ary)

PALOPO POS

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top