Menjadi Penulis Itu Gampang – FAJAR sulsel
News

Menjadi Penulis Itu Gampang

Talk Show Tutup Tahun 2016

Harian Ujungpandang Ekspres (Upeks) bekerjasama dengan Sekolah Tinggi Ilmu Pariwisata (STIPAR) Tamalatea Makassar, Penerbit Erlangga Cabang Makassar dan Agupena Sulsel menggelar kegiatan talkshow terkait Menulis Kreatif dihelat di Aula STIPAR, Senin (19/12/16).

Inti dari penyajian materi yakni bahwa menjadi seorang penulis andal itu sangat gampang, tidak sesulit apa yang dibayangkan.

Laporan: Andika

Dengan menghadirkan pembicara diantaranya Ketua Umum Agupena Sulsel, M Ardy Ali, S.Sos, MM, Manager Penerbit Erlangga Makassar, Zulkifli, SE, Ketua STIPAR Tamalatea Makassar, Nurdin, S,ST, M.Par dan Direktur Utama Harian Ujungpandang Ekspres, Silahuddin Genda, M.Si, yang fokus membahas tentang tujuan menulis.

Direktur Utama Harian Ujungpandang Ekspres, Silahuddin Genda, M.Si mengungkapkan, untuk menjadi penulis harus mampu mengenali tema terkait dengan artikel yang saat ini aktual terutama karakter terhadap media bersangkutan.

“Harus mengetahui karakter media, karena setiap media memiliki perbedaan, dan harus mengetahui tentang siapa yang menerima artikel yang kita kirim. Kita juga harus mengetahui tema artikel yang harus kita tulis. Kita harus mengetahui tema-tema yang saat itu menjadi aktual diperbincangkan,”terangnya saat menjadi pemateri dalam kegiatan Talk Show tutup tahun 2016 dan Book Fair 2016,Senin (19/12/16).

Sementara itu, Manager Penerbit Erlangga Wilayah Makassar, Zulkifli SE mengungkapkan, Penerbit Erlangga menguungkapkan bahwa saat ini di Kota Makassar telah memiliki 6 penulis yang artikelnya masuk dalam pencetakan. Salah satu penulis tersebut telah mendapatkan best seller terkait dengan buku yang ditulisnya.

“Penulis jangan berkecil hati, sudah 5-6 orang di Makassar sudah tembus bukunya dan sudah dicetak dan masuk best seller, salah satunya penulis Edi Sutarto merupakan Direktur Athira Makassar,”ungkapnya.

“Banyak orang yang ingin menerbitkan naskahnya karena takut ada pembayaran, di Erlangga sendiri malah memberi royalti untuk setiap buku yang ingin diterbitkan, namun harus melalui seleksi yang ketat,”tambahnya.

Sementara itu, Ketua STIPAR Tamalatea Makassar, Nurdin S,ST, M.Par mengungkapkan, di STIPAR Tamalatea telah memiliki tata cara penulisan yang telah diatur dan sistematis.

Menurutnya, untuk menjadi seorang penulis tak perlu menjadi seperti orang lain, akan tetapi menulis original meski tak sekeren orang lain.

“Kami ada jurnal Pariwisata tempat kami menerbitkan disana isu-isu yang aktual baik itu perhotelan, destinasi wisata, dan objek wisata. Tidak perlu untuk menulis seperti mereka untuk menyaingi mereka itu akan membuat original kita tidak bisa, meski tak sekeren mereka tapi menulislah dengan gaya sendiri,”ungkapnya.

Menjadi narasumber terakhir, Ketua Umum Agupena Sulsel, M Ardy Ali, S.Sos mendiskripsikan sedikit terkait dengan Asosisai Guru Penulis (Agupena) Sulsel terkait sejarah pendirian organisasi guru tersebut. Selain itu, dia mengungkapkan untuk menjadi penulis agar memiliki keinginan dan kemampuan dalam menulis. (and)

UPEKS

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top