Rilis Berita Hoax, Tim Bur-Nojeng Tuntut Website jawapossmakassar Rp1 Miliar – FAJAR sulsel
News

Rilis Berita Hoax, Tim Bur-Nojeng Tuntut Website jawapossmakassar Rp1 Miliar

MAKASSAR — Tim pemenangan calon pasangan bupati/wakil bupati Takalar Burhanuddin Baharuddin-HM Natsir akan melaporkan ke pihak berwajib penanggungjawab website berita online jawapossmakassar.com yang mengangkat berita tentang Buhanuddin Baharuddin yang ditetapkan sebagai tersangka oleh Kajati Sulsel.

Tim pemenangan, Dr Nawir Rahman mengatakan, pihaknya menganggap pemberitaan itu menyesatkan dan cenderung menghasut karena berita lama yang didaur ulang, sementara isinya tak benar. Karena itu tim pemenangan Bur-Nojeng mengancam akan menuntut balik portal bersangkutan dengan ancaman denda Rp1 miliar.

Judul berita: “Kejati Sulsel Tetapkan Bupati Takalar Diduga Terlibat Korupsi Menjual Tanah Negara” terposting tanggal 16 Desember 2016 pukul 13.01 WITA. “Ini sama sekali tidak bertanggungjawab. Selain sumbernya tidak jelas, juga kadaluarsa. Berita basi, berita itu sudah lama diralat, namun dimunculkan lagi,” beber Nawir, Selasa 20 Desember 2016, seperti yang dikutip dari Fajaronline.com (Palopo Pos Group), tadi pagi.

Karena merasa dirugikan, pihaknya akan melaporkan pidana pemilik website jawapossmakassar.com ke pihak berwajib sesuai UU ITE Pasal 27 ayat (3) UU ITE yang menyatakan: “Setiap Orang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya Informasi elektronik dan/atau Dokumen Elektronik yang memiliki muatan penghinaan dan/atau pencemaran nama baik dapat di dipidana dengan pidana penjara paling lama 6 (enam) tahun dan/atau denda paling banyak Rp1.000.000.000,000 (satu miliar rupiah)”
Berikutnya Nawir juga akan melaporkan pemilik website
jawapossmakassar.com berdasarkan Pasal 36 UU ITE, yakni “seseorang yang menyebarluaskan informasi elektronik yang bermuatan penghinaan dan/atau pencemaran nama baik dan mengakibatkan kerugian bagi orang lain akan dikenakan sanksi pidana penjara maksimum 12 (dua belas) tahun dan/atau denda maksimum Rp.12.000.000.000.000(dua belas miliar rupiah.

Dikira Grup Jawapos

Awalnya, tim pemenangan Bur-Nojeng menganggap portal berita ini adalah milik jawapos.com grup atau Harian FAJAR, namun setelah ditelusuri jawapossmakassar.com tak memiliki apiliasi dengan jawapos grup, grup media terbesar di tanaha air.

Menurutnya portal ini juga kebanyak mencomot berita dari portal lain dan bukan murni hasil reportase portal bersangkutan. Pada beberapa berita lain, dikatakan, ada juga berita wawancara dengan Baso DN. “Kami sudah konfirmasi Baso DN sama sekali tidak pernah diwawancara oleh wartawan jawapossmakassar.com.

Mereka melakukan rekayasa pemberitaan. Jika tidak mencabut maka itu layak kami laporkan ke pihak berwajib,” beber ketua Fraksi Golkar Takalar ini. (*/fajaronline.com/ary)

PALOPO POS

loading...
Click to comment
To Top