Tak Sengaja Tembak Ibu Kandung – FAJAR sulsel
News

Tak Sengaja Tembak Ibu Kandung

korban-tembak

* Di Lutim, Anak Main-main Pakai Senjata Angin Laras Panjang

TOWUTI — Emis, 39 tahun, warga Desa Loeha mengalami pendarahan hebat. Luka serius. Saat sedang nyuci pakaian di pinggir sungai, sebuah timah dari senjata angin laras panjang menembus bokongnya. Peluru yang tembus saluran kemih dilepaskan oleh anak kandung sendiri yang berumur 11 tahun.

Peristiwa berdarah itu terjadi di Desa Loeha, Kecamatan Towuti, Selasa 20 Desember 2016, pukul 08:15 Wita. Anak yang masih duduk di bangku SD mengambil senapan angin milik bapaknya. Ia sempat mempermainkan.
Entah kenapa senjata angin mendadak dibidikan ke arah ibunya di sungai. Dor…! Ibunya langsung berteriak kesakitan. Sang anak pun kaget.

Mendengar jeritan perempuan itu, warga kaget. Terlebih sang suami. Suaminya saat itu sedang mengambil burung yang sudah ditembak jatuh. Senjata angin kemudian diletakkan tanpa memerhatikan anaknya. Senjata saat itu habis dipompa dan berisikan peluru.

”Ibu..ibu…” teriak sang anak sambil histeris. Ia berlari menuju ibunya yang jatuh bersimbah darah. Dipeluknya sang ibu. Tanpa pikir panjang lagi, korban langsung dilarikan ke RS PT Vale.

Rasa penyesalan langsung tersirat di raut muka anak tersebut. Ia mengaku tidak sengaja mengarahkan senapan angin laras panjang ke ibunya.
Kejadian ini hendaknya menjadi perhatian orangtua. Ini merupakan pembelajaran untuk semua masyarakat agar hati-hati menyimpan senapan jenis apapun.

“Korban saat ini masih dirawat di Rumah Sakit PT Vale Sorowako,” ujar Hamka, tetangga korban, kepada Palopo Pos, kemarin
Terpisah, Kasat Reskrim Polres Lutim, Iptu Kabar A Malloroang, membenarkan kejadian tersebut. Kabar A Malloroang, mengatakan, senjata yang digunakan anak tersebut jenis senapan angin.

Kata dia, saat ayahnya menembak burung yang berada di dekat rumahnya, senjata angin yang sudah dipompa dan berisikan peluru disimpan tanpa memerhatikan kalau anaknya ada.

Kemudian sang bapak anak penembak jitu bergegas pergi hendak mengambil burung yang sudah ditembaknya. ”Namun, anaknya mengambil senapan tersebut dan menembakkan ke arah sungai, sementara ibunya yang berada di sungai terkena peluru nyasara yang berasal dari senapan angin milik suaminya itu,” kata kasat.

Pelakunya diketahui anak dari korban itu sendiri. Saat ini, kata kasat, pihaknya masih melakukan penyelidikan, atas kasus tersebut. ”Kita akan periksa saksi-saksi,” tutup Kabar A Malloroang.(mg10/ded/ary)

PALOPO POS

loading...
Click to comment
To Top