Kepsek Dukung Jokowi Batalkan Moratorium UN – FAJAR sulsel
News

Kepsek Dukung Jokowi Batalkan Moratorium UN

* Dewan Pendidikan: Kita Kembali ke Belakang

PALOPO — Usulan moratorium UN dari mendikbud kandas di tangan Presiden Joko Widodo. Presiden Jokowi akhirnya membatalkan moratorium Ujian Nasional. Diputuskan dalam rapat terbatas dengan sejumlah menteri. Pembatalan moratorium tersebut mengundang berbagai argumen. Salah satunya datang dari kepala sekolah di Palopo. Mereka mendukung Jokowi membatalkan moratorium UN.

Kenapa? Karena siswa saat sekarang ini sudah siap mengikuti UN.
UN ini masih dibutuhkan sebagai barometer sejauh mana keberhasilan pendidikan para siswa. Hasil UN tentunya menjadi evaluasi bersama.

“Apalagi saat ini juga para siswa sudah sangat siap untuk mengikuti UN berbasis komputer yang ditandai dengan keberhasilan simulasi beberapa waktu lalu, bahkan hal ini didukung oleh orang tua siswa,” ujar Kepala SMAN 3 Palopo, Drs Muh Arsyad, kepada Palopo Pos, Selasa 20 Desember 2016, kemarin.

Sementara itu, Ketua Dewan Pendidikan Palopo, Dr Suaedi, M.Pd, yang dihubungi Palopo Pos, mengungkapkan, pembatalan rencana menteri pendidikan melakukan moratorium Ujian Nasional oleh Presiden sama saja kembali di masa lalu.

Menurutnya, salah satu reformasi pendidikan selain penerapan K-13 dalam rangka mewujudkan skor yang baik pada Program for International Student Assessment (PISA), penilaian sistem pendidikan di seluruh negara adalah dengan melakukan moratorium UN.

“Hari ini, untuk penilaian PISA, Indonesia masih berada di bawah negara-negara Asean, seperti Brunei Darussalam, Thailand, Malaysia bahkan sangat jauh di bawah Singapura, padahal Indonesia ini adalah negara terbesar di Asean,” sebutnya.

Secara umum, lanjut dia, masih sangat rendah pada berhitung, Matematika, sains dan juga pada membaca masih sangat rendah. “Nah, untuk melakukan perbaikan itu semua dibuatlah kurikulum yang betul-betul mampu mengeluarkan potensi para siswa lewat K-13, dan moratorium terhadap UN,” ungkapnya.

”Jadi dengan dibatalkannya moratorium ini, baginya sama saja kita kembali ke masa lalu, tidak mengubah apapun,” tambahnya.

Sementara itu, Kadis Pendidikan Palopo, Drs Akram Risa, M.Pd, kepada Palopo Pos, menyebutkan bahwa sebagai abdi negara pada dasarnya apapun kebijakan pemerintah pusat akan diterima dan ditindaklanjuti sesuai dengan petunjuk yang ada.

“Mengenai moratorium ini, sesungguhnya sejak jauh-jauh hari kami siap dengan segala kebijakan yang ada, apakah dilakukan moratorium ataukah tidak ada moratorium,” akunya.(ich/ary)

PALOPO POS

loading...
Click to comment
To Top