Peduli Lansia yang tak Mampu – FAJAR sulsel
News

Peduli Lansia yang tak Mampu

foto-kunjungi-lansia1

*Berbagi Tali Kasih pada Peringatan Hari Ibu ke-88

Tak semua wanita lanjut usia (lansia) bisa seberuntung dengan lansia lainnya yang hidup bahagia bersama anak dan cucunya dengan berkecukupan. Untuk itu, memperingati Hari Ibu ke-88, Gabungan Organisasi Wanita (GOW) berbagi tali kasih dengan para lansia yang kurang mampu.

Rabu, 21 Desember 2016, usai melakukan ziarah ke Taman Makam Pahlawan (TMP), GOW Kota Palopo melakukan kegiatan bakti sosialnya (baksos) dengan melakukan kunjungan ke rumah lansia kurang mampu. Kegiatan tersebut masih merupakan rangkaian dalam memperingati Hari Ibu. Ada sebanyak 12 lansia yang mendapat kunjungan yang dipimpin Ketua GOW Kota Palopo, Hj dr Utiasari Judas, M.Kes bersama anggota GOW lainnya.

Dalam kunjungannya dengan memberikan bingkisan sembako, Ketua GOW yang juga isteri Wali Kota Palopo, HM Judas Amir, MH menunjukkan rasa iba dan keprihatinannya atas kondisi para lansia yang dikunjunginya.

Di Kecamatan Telluwanua, ada tiga orang lansia. Dimana mereka umat Kristiani yang merayakan Natal dengan hidup serba kekurangan. Untuk itu, GOW memberikan sembako agar mereka tetap bisa bahagia merayakan Natal sebagaimana umat Kristiani lainnya. Di Kelurahan Pattene, juga diberikan kepada lansia yang merayakan Natal. Dimana mereka adalah janda tua yang hidup sebatang kara.

”Mereka adalah warga Kota Palopo juga yang membutuhkan uluran tangan kita. Untuk itu dalam memperingati Hari Ibu, kami dari GOW ingin berbagai kebahagiaan kepada mereka. Karena rata-rata mereka adalah janda tua yang hidup sebatang kara,” kata dokter yang dikenal ramah ini.

Selain di Telluwanua dan Pattene, GOW juga mengunjungi lansia yang berada di wilayah Penggoli, Batupasi dan juga Binturu. Di wilayah Binturu, lansia yang ditemui sungguh memprihatinkan. Dia
menderita stroke dan juga janda tua yang tak punya penghasilan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.

”Di Binturu, kami menyerahkan bingkisan sembako kepada seorang lansia yang stroke yang hidupnya bergantung dengan para tetangga serta warga sekitarnya. Karena dia seorang janda tua yang hidup sebatang kara,” ungkap Sekretaris Ketua TP-PKK Kota Palopo, Suriani A. Kaso.

Untuk diketahui, Pemerintah Kota (Pemkot) Palopo sendiri melalui Wali Kota Palopo, HM Judas Amir, MH juga peduli terhadap para lansia di Kota Palopo. Di tahun 2016 ini, Wali Kota telah memberikan bantuan kepada lansia produktif senilai total Rp45 Juta kepada 30 orang lansia di tujuh kelurahan se Kota Palopo. Penyaluran bantuan ini melalui Kantor Pos Palopo dan langsung ke rekening penerima manfaatnya masing-masing.(rhm)

PALOPO POS

loading...
Click to comment
To Top