Stok Darah Minim di Luwu – FAJAR sulsel
News

Stok Darah Minim di Luwu

-DWP Kumpulkan 50 Kantong Darah

BELOPA — Bertempat di halaman belakang kantor Bupati Luwu dilaksanakan bakti sosial (baksos) donor darah oleh panitia pelaksana peringatan Hari Ibu ke-88 yang dirangkai HUT DWP ke-17 Kabupaten Luwu, Selasa 20 Desember 2016. Dalam acara tersebut, terkumpul puluhan kantong darah dari para pendonor.

Ketua PMI Luwu, Hj Andi Tenrikarta Mudzakkar kepada Palopo Pos, Rabu 21 Desember 2016 mengungkapkan, pihaknya memberi apresiasi kepada para pendonor darah yang bersedia menyumbangkan darah pada acara lomba memperingati Hari Ibu ke-88 Kabupaten Luwu sehingga mampu terkumpul darah sebanyak 50 kantong darah.

“Kebutuhan darah di Kabupaten Luwu sangat banyak. Kami memberi apresiasi dan terimakasih karena dalam acara tersebut terkumpul puluhan kantong darah dari para pendonor yang akan disumbangkan ke RSUD Batara Guru Belopa,” ungkap Andi Tenrikarta Mudzakkar.

Sekretaris PMI Luwu, Abdul Azis mengatakan, dalam mengatasi pasien yang sakit di rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Batara Guru Belopa, sejumlah dokter sangat membutuhkan stok darah untuk menolong pasiennya masing-masing.

Kebutuhan darah di Kabupaten Luwu sendiri setiap bulannya diprediksi berkisar antara 250 hingga 300 kantong darah. Sementara dari hasil pengumpulan kegiatan donor darah yang dilakukan PMI bekerjasama dengan berbagai organisasi kemasyarakatan dalam sebulannya hanya mampu mengumpulkan sekitar 150 kantong darah.

“Di RSUD Batara Guru, ada tiga dokter yang selalu membutuhkan stok darah untuk pasiennya, yakni dokter bedah umum, dokter bedah kandungan dan dokter penyakit dalam. Jika ingin dikalkulasi setiap bulannya membutuhkan minimal 250 kantong darah, tetapi ketersediaan stok darah selalu tidak mencukup, hanya bisa mencapai maksimal 150 kantong saja. Kekurangan stok darah ini biasanya ditutupi oleh keluarga pasien yang bersedia diambil darahnya,” jelas Abdul Azis.

Abdul Azis menambahkan, sangat mulia bagi seseorang yang mau menyumbangkan darahnya, karena akan membantu sesama manusia yang membutuhkan.

“Seseorang yang mau mendonor darah juga memiliki syarat, yakni harus berusia diatas 17 tahun dan antara usia dan berat badan harus sesuai,dimana tidak boleh dibawah 45 Kg. Pendonor darah harus memiliki kestabilan tekanan darah dengan tensi darah saat akan mendonor tidak boleh diatas 150 dan tidak boleh dibawah 100 dengan HB harus 12,” sebut Abdul Azis.

Ia menambahkan, untuk mencukupkan kebutuhan darah, PMI Luwu tidak pernah berhenti melakukan sosialisasi ditengah masyarakat untuk meningkatkan kesadaran agar mau menyumbangkan darahnya.

Irwan, salah seorang yang mengikuti kegiatan donor darah di halaman belakang kantor Bupati Luwu mengatakan, dirinyamengikuti donor darah ini untuk menghargai peringatan Hari Ibu ke-88, dimana pasien yang paling banyak membutuhkan darah adalah kaum perempuan.

“Hari ini adalah hari Ibu. Kita ketahui bersama bagi kita semua seorang ibu adalah sosok yang mulia. Di RSUD Batara Guru Belopa pasien yang paling banyak membutuhkan bantuan dari pendonor darah adalah kaum ibu yang biasanya harus dioperasi karena bersalin maupun karena penyakit lain,” tandas Irwan. (and/rhm)

PALOPO POS

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top