Habiskan Anggaran Rp290 M – FAJAR sulsel
News

Habiskan Anggaran Rp290 M

DSC_3892

Tahap II Perintis-Sutami

MAKASSAR,UPEKS.co.id — Pekerjaan fisik proyek jalan alternatif Perintis-Sutami tahap pertama telah rampung. Kini Dinas Bina Marga Sulsel kembali fokus melanjutkan tahap kedua pada proyek tersebut.

Tahap kedua, proyek jalan ini diperkirakan menghabiskan anggaran Rp290 miliar dari APBD. Terbagi atas Rp40 miliar untuk lahan dan Rp250 khusus pekerjaan fisik.

Pekerjaan jalan tahap kedua sepanjang 3,6 kilometer. Dalam APBD pokok 2017, Dinas Bina Marga baru mengalokasikan Rp40 miliar untuk pembebasan lahan.

Wakil Gubernur Sulsel, Agus Arifin Nu’mang menegaskan, pihaknya akan berkomitmen menyelesaikan pekerjaan jalan tahap kedua.
Menurutnya, awal tahun depan memang baru dialokasikan anggaran pembebasan lahan. Tetapi jika memungkinkan, di perubahan anggaran sudah dialokasi lagi untuk fisiknya.

“Dari segi fungsi, sebenarnya jalan ini sudah bisa. Tetapi kita ingin lanjutkan ke tahap kedua agar bisa langsung masuk ke tol. Dilanjutan itu, nanti dekat dengan pintu tol,” kata Agus, usai memantau proyek tersebut, Kamis (22/12/16).

Sementara itu Ketua DPRD Sulsel, M Roem menegaskan, pihaknya akan mendukung program pembangunan yang tujuannya untuk rakyat. Pihaknya bahkan sudah menyetujui pengajuan anggaran untuk pembebasan lahan tahap kedua.

“Kami sudah bahas soal ini. Sudah dialokasikan untuk lahan. Tetapi khusus untuk fisiknya, saya berharap Pemkot Makassar ikut menganggarkan, jadi ada sheering anggaran. Ini juga untuk kepentingan pemkot, apalagi panjang jalan di pemprov juga bertambah yang butuh anggaran lebih,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Bina Marga Sulsel, Amin Yakob mengatakan, pengoperasian jalan tersebut rencananya akan diresmikan pada malam pergantian tahun nanti. Tetapi jalan itu saat ini sudah dibuka untuk umum.

Khusus masalah menjamurnya pedagang kaki lima, yang menyulap jalan itu menjadi pasar ilegal saat sore dan malam, pihaknya sudah memastikan kawasan itu akan bebas dari para pedagang.

Menurutnya, sejak kemarin, Dinas Bina Marga sudah menekankan pihak kecematan dan lurah untuk mengawasi jalan tersebut.
“Tadi malam (malam Kamis) saya turun langsung tegur preman di pasar itu. Semua sudah dibersihkan, kita juga tegaskan ke kecamatan dan pemkot, tidak boleh lagi ada penjualan di jalan ini,” tegasnya. (eky/rif)

UPEKS

loading...
Click to comment
To Top