Penjara Jangan Dijadikan Hambatan untuk Berkarya – FAJAR sulsel
News

Penjara Jangan Dijadikan Hambatan untuk Berkarya

LAPAS1

Bhabinkamtibmas Kelurahan Ponjalae, Kecamatan Wara Timur, Brigpol Gunawan melaksanakan memberikan ceramah Islamiyah sekaligus memberikan himbauan kepada para penghuni Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kota Palopo, Kamis 22 Desember kemarin.

Kepada para penghuni Lapas, Gunawan mengingatakan bahwa seorang tahanan selalu dituntut untuk disiplin dalam melakukan banyak hal. Mulai dari bangun tidur, piket, makan dan juga berolahraga. Hal ini menyebabkan para tahanan jadi lebih sehat meski untuk makan mereka hanya diberi lauk seadanya.

“Yang penting kenyang, namun keteraturan dan kedisiplinan membuat tubuh para tahanan jauh lebih sehat, selalu bergerak, bahkan berhenti melakukan hal-hal buruk seperti rokok dan minum alkohol,” imbaunya.

Selain itu, lanjut dia, di penjara mereka juga dituntut untuk rajin beribadah sesuai dengan agama masing-masing. Awalnya mereka akan dipaksa, namun lambat laun mereka jadi terbiasa. Dampaknya, akan banyak tahanan yang melakukan kontemplasi diri atau perenungan tentang hal yang telah ia lakukan. Perlahan-lahan ia akan jadi pribadi yang jauh lebih baik saat keluar dari sel-sel mengerikan itu.

“Memang penjara tempat terasing dan sangat tertutup, namun jangan jadikan penjara hambatan untuk berkarya. Banyak juga yang beranggapan bahwa penjara adalah sarang mafia dan badan penuh tato. Namun penjara jaman dulu tentu beda karena kini lebih manusiawi,” ucapnya.

Lanjut dia, sebenarnya hal-hal terkait kehidupan penjara tak bisa dijabarkan jadi hitam dan putih, baik atau buruk. Kehidupan di penjara itu sangat kompleks. Ibarat dunia, penjara adalah kota mini yang isi manusianya sangat beragam. Mulai dari tahanan hingga sipir penjara. Tak selamanya tahanan yang berbuat jahat, bisa jadi pegawai penjaranya yang malah nakal.

Brigpol Gunawan dalam ceramahnya melanjutkan, apa yang saat ini bisa terjadi pada Anda, siapa saja termasuk orang di Palopo atau di Indonesia terjadi pada Anda juga.

Asalkan punya tekad dan niat mau mengasah diri dengan belajar dan terus belajar tanpa menyerah, meski hidup di sebuah ruang terbatas tapi jangan membuatnya berkecil hati, justru di ruang terbatas ini seharusnya bisa menjadikan kita lebih berintropseksi diri untuk memacu kehidupan yang lebih baik kelak, jangan mengulangi suatu hal yang sama atau yang lain yang dapat buat kita menuju jalan yang salah.

“Sekali lagi, penjara jangan dijadikan hambatan untuk berkarya dan mengasah diri agar terus belajar. Boleh saja fisik dan ruang gerak kita dibatasi, namun akal dan pikiran kita tak bisa dibatasi oleh apapun, penjara bisa manfaatkannya untuk belajar, dengan demikian bisa melahirkan karya-karya besar, hingga melahirkan karya-karya tulisan yang sangat bermakna,” tandanya, sambil menyudahi ceramahnya. (him)

PALOPO POS

loading...
Click to comment
To Top