Tiga Curanmor Hanya Divonis 7 Bulan – FAJAR sulsel
News

Tiga Curanmor Hanya Divonis 7 Bulan

PALOPO — Tiga terdakwa curanmor boleh lega karena vonisnya tidak terlalu barat. Mereka hanya diputus 7 bulan penjara, berbeda dengan pelaku curanmor lainnya yang menerima hukuman hingga setahun lebih.

Tiga terdakwa adalah Malik, Rusly Alias Indra, dan Pausan. Mereka mendapat kurungan penjara selama 7 bulan, Kamis 22 Desember 2016. Sebelumnya dalam waktu sidang bersamaan, Jaksa Penuntut Umum, Ardiansyah, SH telah menuntut terdakwa selama 1 tahun penjara dengan barang bukti satu unit motor matic tipe Honda Vario. Yang mana motor tersebut dikembalikan kepada pemiliknya.

Adapun beberapa pertimbangan yang memberatkan terdakwa seperti perbuatan terdakwa meresahkan masyarakat. Sedangkan yang meringankan adalah terdakwa menyesali perbuatannya, sopan dalam persidangan dan belum pernah dihukum.

Sidang ini dipimpin majelis hakim, Heri Kusmanto, SH didampingi Mahir Sikki ZA, SH dan Raden Nurhayati, SH menggantikan Erwino M. Amahorseja, SH.
Kejadiannya terjadi di depan rumah korban Ansar di Dusun Lataggiling, Desa Karang-karangan, Kecamatan Bua Kabupaten Luwu. Terdakwa melakukan pencurian pada siang hari sekitar pukul 14.40 Wita siang.

Di depan rumah korban Ansar terparkir motor. Yang mana motor itu dikendarai oleh anaknya bernama Dewi Sri dan sepupunya Nabila. Kemudian lupa mencabut kunci kontak dari motor.

Hingga akhirnya tiga terdakwa melihat motor itu terparkir dan kuncinya masih menggantung. Selanjutnya dengan sigap dan hati-hati ketiga terdakwa membawa kabur motor tersebut dengan berboncengan tiga.

Menuju kearah Kota Belopa. Hingga pada saat korban menyadari motornya telah dicuri. Akhirnya melaporkan ke pihak Kepolisian sehingga langsung pada hari itu juga dari hasil pencarian ketiga terdakwa ditemukan di Belopa.

Akibat dari perbuatan para terdakwa tersebut korban mengalami kerugian sebesar Rp8.100.000. Sehingga diancam pidana dalam pasal 363 ayat (1) ke-4 KUHP dan pasal 362 KUHP jo pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. (rp1/him)

PALOPO POS

loading...
Click to comment
To Top