Pengungkapan Narkotika Naik 6% – FAJAR sulsel
News

Pengungkapan Narkotika Naik 6%

27.12

MAKASSAR, UPEKS.co.id — Satuan Narkoba Kepolisian Resort Kota Besar (Polrestabes) Makassar menilai terjadi peningkatan kasus penangkapan narkotika sekitar 6% selama 2016 dibandingkan tahun sebelumnya. Berdasarkan data yang diperoleh di Satuan Narkoba Polrestabes Makassar kasus narkotika pada 2015 hanya 284 kasus.

Sedang tahun 2016, mencapai 302 kasus narkotika atau meningkat sekitar 6%. Adapun rincian pengungkapan kasus narkotika pada 2016 yakni, Januari 18 kasus atau laporan polisi dengan 23 tersangka, Februari 34 kasus 45 tersangka, Maret 19 kasus, 26 tersangka, April 40 kasus 53 tersangka, Mei 21 kasus 28 tersangka, Juni 19 kasus dan 27 tersangka.

Kemudian, Juli 17 kasus 18 tersangka, Agustus 30 kasus dengan 40 tersangka, September 29 kasus dengan 47 tersangka, Oktober 32 kasus dengan 42 tersangka, November 39 kasus dengan 47 tersangka, Desember lima kasus dengan enam tersangka. Sedang 2015, Janurari 15 kasus atau laporan polisi dengan 15 tersangka, Februari 22 kasus 36 tersangka, Maret 16 kasus 16 tersangka, April 26 kasus 35 tersangka, Mei 16 kasus 23 tersangka, Juni 22 kasus 34 tersangka dan Juli 17 kasus 31 tersangka.

Sementara, pada Agustus ada 22 kasus dengan 37 tersangka, September 29 kasus dengan 48 tersangka, Oktober 38 kasus 58 tersangka, Nopember 33 kasus dengan 51 tersangka dan Desember ada 28 kasus dengan 14 tersangka. Menurut Wakil Kepala Satuan Nakoba Polrestabes Makassar, Kompol Fajrin, dari 302 pengungkapan kasus narkotika pada 2016 jumlah tersangka mencapai 403 orang. Sedangkan 2015, 284 kasus laporan polisi jumlah tersangka 429 orang.

“Dari ratusan pengungkapan kasus 2016 itu, penangkapan terbesar yakni saat menggagalkan 1 Kg lebih sabu yang disimpan di dalam Knalpot di Pelabuhan Makassar. Kemudian, penyelundupan sabu dari Tarakan sebanyak 150 Gram, ” ucap Fajrin, Senin (26/12/16). Mantan Kapolsek Wajo ini mengaku, barang yang masuk di Makassar disinyalir rata-rata dari Kalimantan melalui dari Pelabuhan Parepare.

Namun kata dia, ada yang langsung turun di Parepare adapula hanya transit kemudian ke Pelabuhan Makassar. “Saat ini kita perhatikan dua jalur masuknya barang haram itu Makassar. Yakni jalur udara dan laut. Meski darat kerap juga sebagai jalur, tapi terbesar penyelundupannya itu masuk di pelabuhan, ” terang Fajrin. (Jay)

UPEKS

loading...
Click to comment
To Top