Loyalis IAS Jadi Rebutan – FAJAR sulsel
News

Loyalis IAS Jadi Rebutan

King Maker di Pilwali dan Pilgub

MAKASSAR, UPEKS.co.id — Ilham Arief Sirajuddin (IAS) masih menjalani sisa masa tahanannya di rumah tahanan KPK Cabang Pomdam Jaya, Guntur, Jakarta Selatan.

Meski begitu, pengaruh IAS di peta politik Sulsel belum surut. Mantan Walikota Makassar ini dianggap masih memiliki peran besar dalam memenangkan figur yang didukung. Misalnya di pemilihan calon anggota legislatif (Pilcaleg) lalu, Ilham sukses mendudukkan istrinya Aliyah Mustika di DPR RI melalui Partai Demokrat (Demokrat) setelah memperoleh 84,480 suara.

Nama besar Ilham pun ikut berpengaruh terhadap keponakannya, Andi Rachmatika Dewi di Pilcaleg DPRD Sulsel. Cicu– sapaan Andi Rachmatika Dewi duduk di DPRD Sulsel sebagai Legislator Partai NasDem setelah meraih 50.894 suara.

Menjelang pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak 2018 mendatang, sejumlah tokoh politik yang disebut bakal bertarung mulai bergantian mengunjungi Ilham. Ketua Harian DPP Partai Golkar, Nurdin Halid menjenguk Ilham di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Gatot Subroto pada akhir September lalu.

Sebelum Nurdin Halid, Anggota DPD RI Abdul Aziz Qahhar Mudzakkar terlebih dahulu menjenguk. Beberapa tokoh masyarakat dan politisi yang berniat ikut Pilgub 2018 juga pernah menemui Ilham. Mereka yakni Wakil Gubernur Sulsel Agus Arifin Nu’mang, Koordinator Staf Ahli Kapolri Irjen Polisi Burhanuddin Andi, serta Pendiri Unhan Letnan AL Rivai Ras.

Terbaru, Wakil Sekretaris Jenderal Bidang Pertahanan dan Keamanan DPP Partai Golkar, Achmad Tanribali Lamo menemui Ilham di klinik kesehatan di Jakarta. Ketua Tim Relawan SejatiNA, Barli Pallantikan menyatakan bahwa pertemuan Tanribali dan Ilham merupakan yang ketiga kalinya. “Pertemuan ini sebagai ajang silaturrahmi sekaligus membesuk beliau (Ilham),” sebut Barli melalui pesan whatsapp, kemarin.

Terpisah, Dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (Fisipol) Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar, Andi Luhur Priyanto menilai sebuah hal yang wajar saja jika sejumlah elite partai politik menemui Ilham. Itu karena Ilham sukses membangun basis saat masih memimpin Partai Golkar Makassar, terlebih Partai Demokrat Sulsel. “Kemungkinan para elite itu menganggap Ilham masih punya basis besar dan bisa menjadi King Maker di Pilgub dan Pilwali.

Makanya loyalis Ilham itulah yang kini menjadi rebutan,” terang Luhur. Hanya saja, sambung Luhur, besarnya pengaruh basis tersebut sangat berbeda ketika Ilham Arief Sirajuddin sudah menghirup udara bebas. “Kalau masih di dalam tentunya Ilham sulit mengontrol loyalisnya,” ujarnya. Lebih jauh, menurut Luhur juga akan menjadi sebuah tantangan besar ketika loyalis Ilham saling berhadapan di Pilkada serentak nanti. Misalnya Syamsul Bachri Sirajuddin berhadapan dengan Andi Rachmatika Dewi di Pilwali Kota Makassar. (mah)

UPEKS

loading...
Click to comment
To Top