Empat Gaya Kepemimpinan Ala Pangdam – FAJAR sulsel
News

Empat Gaya Kepemimpinan Ala Pangdam

GUN_6487

Rapat Evaluasi dan Program 2017 Fajar Group

Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) VII/Wirabuana, Mayjen TNI Agus Surya Bakti hadir sebagai pembicara dalam rapat evaluasi kinerja Media Fajar Group di Hotel Swiss Bell, Rabu (27/12/16), kemarin.

Laporan: Masjaya

Dalam kesempatan itu, Pangdam memberikan ilmunya bagaimana kepemimpinan dan tantangan ke depan seorang pimpinan. Dalam materinya yang disampaikan Agus menyebutkan, sebagai seorang pemimpin harus memiliki empat gaya kepemimpnan ideal. Agus menyebut, gaya kepemimpinan yang ideal itu harus memiliki sifat otokratik, demokratik, paternalistik dan kharismatik.

Kemudian kata Agus, harus memili kriteria intelegensia, kepribadian dan perilaku. “Gaya kepemimpinan itu yakni otokratik, demokratik, paternalistik dan kharismatik harus dimiliki setiap pimpinan. Ciri pemimpin juga ada beberapa kriteria yakni harus ada pengetahuan, keputusan dan kelancaran berbicara, ” katanya.

Ciri lain kata perwira tinggi Bintang Dua ini yakni harus bisa beradaptasi, kreatif, kooperatif, percaya diri dan integritas. Karena menurutnya, keutuhan suatu organisasi pemimpin harus menyesuaikan dan beradaptasi dengan perubahan agar tidak tertinggal dengan pesaingnya.

“Para kepemimpinan sangat diperlukan dalam upaya mengatasi perubahan serta mempertahankan dan mengembangkan organisasinya. Baik itu pimpinan TNI maupun swasta, seperti misalnya media, ” jelas Agus.

Untuk itu lanjutnya, seorang pemimpin harus bisa bagaimana mengubah mindset dan kultur organisasi agar mampu menyesuaikan dengan perubahan lingkungan, bagaimana menyiapkan rekrutmen atau pengkaderan untuk membangun kemampuan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas dalam menjawab setiap perubahan.

“Kemampuan untuk bekerja dengan teknologi dan informasi sesuai dengan tuntutan zaman, harus juga dimiliki seorang pimpinan. Harus membangun komunikasi yang baik kepada internal dan eksternal. Karena pada era globalisasi karyawan lebih berani menyuarakan aspirasinya, ” lanjutnya.

Menurut Agus, aspek terkait kepemimpinan yakni pimpinan sosorang yang diangkat pada jabatan di dalam suatu organisasi baik formal dan non formal, memang memiliki perbedaan. Namun, sebagai seorang pimpinan harus tetap menjalankan tugasnya dengan baik. “Apalagi ke depan memang dipenuhi dengan tantangan. Bagaimana juga nuansa dinamika ke depan. Hal itu dipengaruhi dengan era globalisai dan perkembangan teknologi informasi yang makin berkembang,” cetusnya.

Dalam kesempatan itu, hadir pula Kapolda Sulsel, Irjen Pol Muktiono. Saat memberikan materi, Muktiono menyinggun soal dirinya ingin banyak bermitra dengan Media Fajar Group. Sebagai orang baru kata Muktiono, tentu akan menyesuaikan budaya yang ada di Sulsel. “Sebagai pejabat baru, saya minta dukungan dengan kawan-kawan di Fajar Group. Saya ingin bermitra dengan wartawan terkait pemberitaan, ” ucap Muktiono.

Muktiono mengaku, Polri butuh pemberitaan agar masyarakat tahu apa yang dikerjakan Polri. Apalagi Polri sebagai pelindung dan Pengayom masyarakat, tentu butuh diketahui publik. Rapat evaluasi kinerja Fajar Group yang berlangsung kemarin itu, dihadiri Komisasir Fajar Zulkifli Gani Ottoh, Komisaris Utama Fajar, Syamsu Nur, Direktur Fajar Holding Suwardi Tahir, Direktur Utama Fajar, Dr Ridwan. Hadir pula pimpinan dan manajer seluruh perusahaan media berada dibawah naungan Fajar Group.

Turut pula dihadiri direktur dan pemimpin redaksi. Sedikitnya, 20 direktur dan direksi masing-masing media cetak Fajar Group yang ada di Sulsel, Sulbar, Sulteng dan Sulbar hadir rapat evaluasi. Penutupan kegiatan dilakukan Syafiuddin Makkah, serta pengarahan dari Syamsu Nur. (Jay)

UPEKS

loading...
Click to comment
To Top