Kaleidoskop 2016 – Politik – FAJAR sulsel
News

Kaleidoskop 2016 – Politik

Fahsar

fahsar

Pilkada Tak Terlalu Seksi, Parpol Fokus Benahi Infrastruktur Partai

Pergulatan politik di Kabupaten Bone terbilang adem ayem. Tak sepanas daerah lain yang akan menggelar Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di 2018 mendatang.

ASKAR SYAM, Watampone

Meski Bone juga masuk salah satu daerah yang akan menggelar pilkada, namun tidak terlihat pergerakan politik yang dilakukan secara terbuka. Pohon-pohon yang berjejer di sepanjang jalan di Kota Watampone sejauh ini masih bebas dari atribut parpol maupun calon. Tak ada pemasangan poster maupun baliho para calon yang berambisi menduduki kursi nomor satu di Bone.

Tidak seperti daerah lain, misalnya di Sinjai dan Wajo, dimana poster dan baliho para calon yang akan maju di Pilkada, mulai berjejer di sepanjang jalan. Lesunya geliat politik di Bone, dinilai tidak lepas dari solidnya pasangan HA Fahsar Mahdin Padjalangi – H Ambo Dalle, pasangan Bupati dan Wakil Bupati saat ini.

Pasangan yang mengusung jargon Tafa’dal itu, hampir dipastikan akan kembali berpasangan di pilkada untuk jilid kedua.
Otomatis, Golkar sebagai partai tempat kedua figur tersebut bernaung, tidak perlu lagi kerepotan melakukan penjaringan.
Bahkan, Ketua Harian DPP Golkar yang juga Plt Ketua DPD Golkar Sulsel, HM Nurdin Halid sudah memastikan Fahsar bakal kembali mengendarai Partai Golkar di Pilkada mendatang.

“Untuk di Bone ini Insya Allah kita tidak berat, akan ada pesaing tetapi tidak terlalu berat,” kata ketua Harian Golkar Bone ini saat menghadiri Musda Golkar beberapa hari lalu.

Praktis saat ini, partai politik di Bone hanya fokus membenahi infrastruktur partai. Bahkan beberapa diantaranya sudah menggelar Musda dan menetapkan ketua terpilih. Partai yang sudah menetapkan ketua DPD dan saat ini fokus melengkapi struktur pengurus, diantaranya Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Golkar dan PPP. Ketiga partai ini kembali dinahkodai figur yang sama. PAN misalnya, yang kembali menunjuk A Wahyudi Takwa memimpin PAN Bone, Fahsar yang terpilih aklamasi memimpin Golkar dan Muh Amin yang juga terpilih aklamasi memimpin PPP.

Praktisi politik Rahman Arif menilai, Pilkada Bone tak terlalu seksi dibanding pilkada-pilkada sebelumnya. “Bahkan saya berani mengatakan, isu Pilkades (Pemilihan Kepala Desa) lebih seksi dibanding Pilkada,” ujarnya.

Rahman melihat, tidak adanya figur politik yang mumpuni, yang bisa menyaingi popularitas Fahsar dan Ambo Dalle. “Lain ceritanya ketika ACC (Andi Irsan Idris Galigo) dan ATT (Andi Taufan Tiro) tidak berkasus. Mungkin pilkada Bone akan lebih menarik lagi ketika kedua figur itu berpaket. Dengan catatan itu tadi, andai keduanya tidak tersandung kasus hukum” ,urai Rahman.

(*)

RADAR BONE

loading...
Click to comment
To Top