KNPI-RCA Gelar Dialog Kebangsaan, Ajak Warga Menjaga Keberagaman dan Tumbuhkan Nasionalisme – FAJAR sulsel
News

KNPI-RCA Gelar Dialog Kebangsaan, Ajak Warga Menjaga Keberagaman dan Tumbuhkan Nasionalisme

img-20161229-wa0007BULUKUMBA, RADAR SELATAN.CO.ID – Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Bulukumba, bekerjasama dengan Radio Cempaka Asri (RCA), menggelar dialog kebangsaan Selasa 28 Desember 2016, di Studio Radio Cempaka Asri (RCA) FM, Jl. Pepaya, Bulukumba.

Dialog kebangsaan dengan Tema Refleksi Nasionalisme dan Semangat Harmoni dalam Keberagaman Nusantara. Kegiatan itu sendiri bertujuan sebagai ajang refleksi akhir tahun, dalam kegiatan tersebut ikut dihadiri, Budayawan, Ahmad Riyadi, Pengurus DPD KNPI Bidang Ideologi dan Politik, Hermayanto, Lettu Arm Hasbullah, Pasi Inteldim 1411 Bulukumba, Anggota DPRD Bulukumba Fraksi NasDem, H Muh. Tamrin, Ahmad Said, Tokoh Masyarakat dan Direktur KOPEL, Jafar Parani.

Pasi Intel 1411 Bulukumba, Lettu ARM, Hasbullah, mengatakan Negara Indonesia memiliki Pulau terbanyak didunia yang didalamnya memiliki keberagaman Suku, Agama, Ras dan Adat Istiadat sehingga memiliki kerawanan yang tinggi terjadinya konflik horisontal. Salah satu ancaman saat ini adalah proxy War yang sudah masuk ke Wilayah Indonesia yang memiliki misi pelemahan terhadap Indonesia.

“Kami meminta masyarakat Bulukumba untuk tidak mudah terprovokasi terhadap hasutan – hasutan yang dapat merusak tatanan bangsa. Meski Bulukumba masuk dalam kategori aman namun kita berharap agar tetap mawas diri dan tetap menjaga stabilitas. TNI/Polri tidak akan maksimal dalam mengawal NKRI apabila tidak ada dukungan dari seluruh Masyarakat,”pungkasnya.

Budayawan Bulukumba, Ahmad Riyadi, menjelaskan pentingnya merawat keberagaman meski dalam bingkai perbedaan. Dalam perjalanannya heterogen warga Sulsel pada khususnya terjadi beberapa periodisasi yang dialami Masyarakat yaitu Galigo, Lontara, dan Tumanurung, ketiga periode tersebut merupakan cikal bakal keragaman Masyarakat Bugis.

“Bangsa ini besar karena heterogen yang berasal dari berbagai suku sehingga terciptanya suasana yang harmoni. Justu perbedaan dan keragaman ini yang membuat bangsa ini kuat, “pungkasnya.

Sementara itu, Tokoh Masyarakat, Ahmad Said mengatakan, salah satu persoalan yang kerap dihadapi bangsa ini yang berujung konflik adalah terkait konflik etnis dan agama, namun dua hal ini pula akan menjadi kekuatan yang maha dasyat jika dikelolah dengan baik. Selain itu untuk tetap merawat dan menjaga keragaman serta menumbuhkan nasionalisme, penting perlunya pemahaman sejarah bagi masyarakat dan pemuda pada khususnya.

“Pelemahan-pelemahan terahdap bangsa ini sudah ada, salah satu contoh kasus munculnya kekuatan ketuga yang besar dari cina, selain itu harus diwaspadai adanya pemodal besar yang mendirikan pasar moderen yang pada titik tertentu akan mematikan pasar kerakyatan,”jelasnya.(faj)

RADAR SELATAN

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top