700 Pekerja Pariwisata Sulsel Dapat Sertifikasi – FAJAR sulsel
News

700 Pekerja Pariwisata Sulsel Dapat Sertifikasi

MAKASSAR, UPEKS.co.id — Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Pariwisata Anging Mammiri, memberikan sebanyak 1.000 sertifikasi di tiga daerah yakni Jakarta sebanyak 200, Sulteng 100, dan khusus Sulsel sebanyak 700 sertifikasi.

Pemberikan sertifikasi sebanyak 700 di Hotel Grand Clarion diberikan secara langsung oleh Direktur LSP Angin Mammiri, Farid Said, dihadiri oleh Ketua PHRI Sulsel, Anggiat Sinaga, dan Plt. Kepala Dinas Pariwisata Sulsel, Syafruddin Rahim.

700 sertifikasi diberikan kepada yakni SMK 8, SMK 6, Politeknik Bosowa, Quality Plaza Hotel, Dalton, Marine Hotel, Maleo Hotel dan The One Hotel.

Farid Said, menyebut, sertifikasi yang dilakukan ini adalah tak lain untuk lebih mengetahui para pakerja lebih profesional dalam hal pekerjaan, apalagi diserah Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) ini tentu SDM mereka dibutuhkan persaingan terhadap pekerja dari luar.

“Jadi target kami tahun ini yang sebelumnya hanya 500, namun seiring waktu berjalan target ini justru terlampaui dengan mensertifikasi 1.000 pekerja,” kata Farid Said, Rabu (28/12/16).

Dia menyebut, pada tahun 2017 mendatang pihaknya akan menargetkan 4.000 pekerja yang akan disertifikasi, sebab menurutnya sertifikasi ini sangat dibutuhkan untuk mencari pekerjaan, apalagi dengan banyaknya tenaga asing yang menyerbu Indonesia tentu menjadi hambatan terhadap pekerja yang ada di Indonesia. Sementara, Ketua PHRI Sulsel, Anggiat Sinaga, menyebut, apa yang dilakukan pihak LSP patut diberi apresiasi.

“Sertifikasi ini saya sudah lama idam-idamkan, karena sertifikasi ini sangat dibutuhkan terhadap pekerja, terlebih lagi untuk mencari pekerjaan, apalagi dengan banyaknya persaingan serakang ini, perusahaan tentu akan merekrut karyawan yang sudah berpengalaman dibidangnya dan memiliki standarisasi dengan sertifikat yang dimilikinya,” ucap Anggiat.

Sementara itu, PLT Kepala Dinas Pariwisata Sulsel, Syafruddin Rahim, mengatakan, keberadaan LSP Anging Mammiri yang dipercaya untuk mensertifikasi pekerja pihak pemerintah cukup memberi apresiasi yang baik. “Sertifikasi ini sangat baik apalagi berstandar Asean, ini salah satu upaya mempersiapkan diri menghadapi pekerja asing, jangan mau jadi penonton di negara sendiri, jadilah tuan di negeri sendiri khususnya di bidang pariwisata,” ucapannya.

Dia berharap, LSP terus melakukan sertifikasi yang lebih berkompeten, jangan melihat banyaknya yang akan di sertifikasi tapi lihatlah kulitasnya, sebab pekerja kita saat ini memang masih minim dengan SDM sehingga keberadaan LSP ini mampu memnciptakan pekerja yang profesional di bidangnya masing-masing. (edo/suk)

UPEKS

loading...
Click to comment
To Top