Galangan Kapal Sedot Rp200 M – FAJAR sulsel
News

Galangan Kapal Sedot Rp200 M

Proyek PT IKI Tahap II

MAKASSAR,UPEKS.co.id — Pembangunan Galangan Kapal milik PT Industri Kapal Indonesia (IKI) tahap II menghabiskan anggaran Rp200 miliar.

“Tahap pertama juga Rp200 miliar untuk Bitung sama Makassar di Desember 2012 lalu. Kemudian ada lagi Rp200 miliar sudah berjalan, tapi masih perencanaan. Yah galangan kapal tahap II ini,” kata Ditektur PT IKI, Edy Widarto di sela-sela kegiatan Groundbreaking Pengerjaan Pembangunan dan Pengembangan Galangan Kapal Tahap II PT IKI dengan menggandeng PT Adhi Karya (Persero) Tbk sebagai kontraktornya, Kamis (29/12/16).

Kegiatan ini dilaksanakan dengan penandatanganan kerjasama dan peletakan batu pertama sebagai tanda kesepakatan kerjasama antara kedua perusahaan tersebut. Melalui kesepakatan ini, PT Adhi Karya akan bekerja dengan mengurangi intensitas kecelakaan yang kerap terjadi dalam pengerjaan proyek-proyek infrastruktur, juga bekerja tepat waktu sesuai batas yang diberikan.

Edy mengemukakan, pembangunan galangan kapal tahap II ini sudah dimulai dengan pembangunan fasilitas produksi. Sedangkan untuk fasilitas seperti menaikkan dan menurunkan kapal akan segera dimulai.

“Tetapi desainnya sudah dikerjakan, tinggal pelaksanaannya di 2017,” ujarnya. Sehingga digadang-gadang, di 2017 nanti investasinya sudah selesai. Target penyelesaiannya sendiri diperkirakan memakan waktu 215 hari, atau selama tujuh bulan pengerjaan. “Kita harus genjot pembangunannya agar bisa mengatasi proyek-proyek pembangunan kapal dan repair kapal. Karena kapal yang mau repair dari timur, baru ke barat kan jauh,” katanya.

Galangan kapal tahap II ini, diakui Edy, sebagai galangan yang besar. Sehingga, bisa memuat empat kapal sekaligus dengan ukuran kapal 6.500. Kemudian galangan kapal ini juga sanggup mengerjakan kapal ponton 300 feet. “Jadi kalau di dok lain ada keterbatasan itu bisa ditanggulangi di sini nanti,” ujarnya. Menurut Edy, pembuatan galangan kapal yang besar memang diperlukan. Sebab, pasar PT IKI saat ini tidak hanya didominasi kapal kecil, tapi juga kapal besar.

Hanya saja, fasilitas PT IKI untuk kapal besar terbatas. Sehingga antrenya panjang. Makanya, dengan dibangunnya galangan ini (tahap ke-II) bisa menjadi solusi untuk kapal yang antre. “Apalagi, di Indonesia Timur itu galangannya secara jumlah dibandingkan di Indonesia Barat, baru 12%. Jadi jumlahnya sedikit dan ukurannya kecil-kecil. Makanya, harus kita bangun yang lebih besar,” ungkapnya.(mg3/rif)

UPEKS

loading...
Click to comment
To Top