Tergerus, Datsun Lirik Line Up Lain – FAJAR sulsel
News

Tergerus, Datsun Lirik Line Up Lain

MAKASSAR, UPEKS.co.id — Segmen mobil murah ramah lingkungan atau low cost green car (LCGC) yang menjadi pasar Datsun Indonesia mulai digerogoti. Dua pemain baru, Toyota Calya dan Daihatsu Sigra, memimpin penjualan segmen ini bulan November. Atas kondisi ini, Datsun mulai memikirkan melirik line up lain agar tetap bisa bersaing di pasar.

Datsun selama ini dikenal lewat produk Datsun GO dan GO+ Panca. Namun bukan berarti selamanya Datsun hanya akan memasarkan produk yang dikenal “murah” dan lebih ramah lingkungan tersebut. Head of Datsun Indonesia, Indriani Hadiwidjaja menyampaikan, ke depannya tidak menutup kemungkinan line up Datsun akan lebih beragam, tidak hanya LCGC.

Namun karena Datsun berada di bawah bendera Nissan Motor Indonesia, tentunya model yang akan diluncurkan tersebut tidak boleh sama dengan Nissan. “Kita memang tidak punya rencana hanya memasarkan LCGC terus menerus. Ke depannya akan ada produk lain di luar LCGC untuk menjangkau pasar yang belum digarap Nissan,” ujar Indriani, belum lama ini.

Selain akan meluncurkan LCGC Datsun dengan transmisi matik, Indri mengatakan pada 2017 juga bakal ada produk terbaru dari Datsun. Namun apakah produk baru tersebut akan di luar LCGC, Indri masih merahasiakanya. “Kita tunggu saja, yang pasti ke depannya produk Datsun tidak hanya LCGC,” tuturnya.

Di pasar LCGC, Datsun pada periode Januari – November 2016 sudah membukukan penjualan wholesales sebanyak 24.968 unit. Semasuki kuartal ketiga 2016, penjualan Datsun mulai menurun karena semakin banyaknya pesaing di segmen LCGC seperti Toyota Calya dan Daihatsu Sigra.

Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), total penjualan LCGC dan City Car pada November mencapai 29.261 unit atau sekitar 29% dari total penjualan mobil secara keseluruhan sebanyak 100.125 unit. Dari capaian di segmen LCGC dan City Car tersebut, Toyota Calya mencetak penjualan terbanyak 10.118 unit, disusul oleh Daihatsu Sigra 6.511 unit dan Honda Brio Satya 3.787 unit.

Yang menyedihkan, penjualan pionir LCGC berkapasitas tujuh penumpang, Datsun Go+, langsung terjun bebas dengan hanya meraih penjualan sebanyak 163 unit. Padahal pada semester pertama 2016, Datsun Go+ sempat mengoleksi rata-rata penjualan bulanan 2.000-an unit. Puncak penjualan Datsun Go+ tercatat pada Juni 2016 dengan penjualan sebanyak 2.496 unit. (nda-bsc)

UPEKS

loading...
Click to comment
To Top