Jalan Labokke Tembus Torut Dianggarkan Rp2 M – FAJAR sulsel
News

Jalan Labokke Tembus Torut Dianggarkan Rp2 M

PALOPO — Infrastruktur jalan jadi fokus perhatian Pemprov Sulsel. Jalan Labokke tembus ke Toraja Utara yang sudah lama diwacanakan, ternyata sudah dianggarkan Pemprov Sulsel di APBD TA 2017. Anggarannya Rp2 miliar. Kecil sekali dianggarkan.

Pemerintah Provinsi Sulsel sendiri telah menetapkan poros jalan Labokke ke Torut ini sebagai jalan provinsi. Namun, untuk segi pembangunannya belum dapat berjalan maksimal. Masih sebatas jalan setapak biasa. Kemudian berlumpur dan semak-semak sebagian besar. Selebihnya sudah pengerasan tapi seadanya.

Anggota DPRD Sulsel dari Fraksi PPP, Abdul Hafid Pasiangan, yang dihubungi Palopo Pos, Selasa 3 Januari 2017, membenarkan untuk tahun anggaran 2017 ini, Pemerintah Provinsi Sulsel menganggarkan Rp2 miliar untuk peningkatan pembangunan poros jalan Labokke ke Toraja Utara. “Sedikit sekali dianggarkan. Tapi, ya tetap bersyukur. Sedikit demi sedikit kita bangun,” ujarnya.

Dengan adanya akses jalan ini, kata Hafid, akan mendorong peningkatan perekonomian di sepanjang jalan. Mulai dari Labokke ke Bastem. Lebih mudah dan cepat ke Torut.

Jika lewat Palopo, biasanya kendaraan akan menempuh waktu 2,5 jam untuk sampai di Rantepao. Tetapi, dari Labokke akan menghemat waktu hanya 1,5 jam bisa sampai di Torut. Apalagi, kini akses penerbangan di Bandara Bua telah rutin, sehingga menjadi potensi besar mendongkrak wisatawan ke Toraja.

Anggaran infrastruktur jalan dari Labokke ke Toraja Utara (Torut) diungkap Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo, di hadapan anggota DPRD Sulsel, beberapa waktu lalu.

Selain menyinggung anggaran infrastruktur di Luwu tersebut, Gubernur Syahrul untuk 2017 akan melakukan usulan ke pusat. Agar jalan Labokke ke Toraja Utara masuk dalam kategori Jalan Nasional. Jadi tidak lagi jalan provinsi.

“Mudah-mudahan usulan tersebut dapat direalisasikan 2017 ini,” ujarnya.
Sebelumnya, Kepala Badan Lintas Kabupaten/Kota Pemprov Sulsel, Syamsul Rizal Syam, menyebut jalan dari Labokke tembus ke Toraja Utara sangat membantu kedua daerah. Sama-sama saling menopang. Orang dari Toraja bisa lebih cepaat sampai ke Bandara Bua. Begitu juga sebaliknya. ”Sudah saatnya akses cepat ini dipikirkan,” ujar mantan ketua KKBS, kepada Palopo Pos, beberapa waktu lalu.

Di sana, kata dia, sudah ada jalan rintisan dari Labokke, Kecamatan Bua untuk tembus ke Toraja Utara. Tinggal dilanjutkan saja.

Ia saat itu, menyarankan kepada pemerintah daerah dari Toraja dan Luwu duduk bersama melanjutkan pembangunan infrastruktur jalan tersebut. ”Sebaiknya dua daerah ini berkolaborasi melanjutkan pembangunan infastruktur jalan tersebut,” imbuhnya, serius.

Kalau infrastrktur jalan ini terwujud, kata Syamsul Rizal, sudah pasti berdampak positif terhadap ekonomi masyarakat sekitar yang dilalui rintisan jalan. Tanah yang dulunya tidak digarap akan produktif. Belum lagi wisata baru akan muncul. Karena banyak wisata alam yang bisa dikembangkan di sepanjang jalan nantinya. ”Utamanya di Bastem. Karena pasti aksesnya akan cepat ke sana,” tambahnya.

Jalan yang dirintis pemerintahan Cakka memang tujuannya menghubungkan dua daerah. Kabupaten Luwu dan Toraja Utara. Selain bisa memperpendek jarak tempuh, jalan rintisan ini akan menghidupkan usaha baru.

Ia yakin kalau dua daerah bersatu membangun rintisan jalan tersebut, semuanya akan beres di pusat. Apalagi, kata kepala badan lintas kabupaten/kota Sulsel ini, Presiden Jokowi di pemerintahannya lebih fokus ke pembangunan infrastruktur berupa jalan. ”Ini saya kira sangat menguntungkan bagi daerah yang mau membangun jalan. Termasuk jalan yang menghubungkan bandara Bua dan Toraja,” katanya.

Rintisan jalan Toraja Utara-Luwu sudah digagas sejak 2010. Hanya saja, rintisan jalan Toraja Utara-Luwu masih terkendala anggaran. Makanya, perintisan jalan Kecamatan Bua Kabupaten Luwu tembus ke Kabupaten Toraja Utara tak kunjung rampung. Perintisan yang sudah berlangsung sejak beberapa bulan lalu ini terkendala minimnya anggaran.

Hal ini diakui Kepala Dinas PU Kabupaten Luwu yang kala itu dijabat oleh Ibrahim Rawa. Pemkab Luwu dalam hal ini menjadi pihak yang bertanggungjawab penuh atas anggaran perintisan jalan.(idr/ary)

PALOPO POS

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top