Pembangunan di Palopo Pro Rakyat – FAJAR sulsel
News

Pembangunan di Palopo Pro Rakyat

foto-tim-evaluasi1

-Penilaian Tim Evaluasi APBD Kabupaten/Kota Sulsel

PALOPO — Akhir Tahun 2016 kemarin, APBD Kota Palopo dievaluasi di Biro Keuangan Provinsi Sulsel. Menariknya, Tim Evaluasi APBD Kabupaten/Kota Provinsi Sulsel menilai pembangunan di Palopo lebih maju dan berkembang dari daerah lain dan pro rakyat.

Anggota Banggar DPRD Kota Palopo, Abd Rauf Rahim ST, yang dihubungi Palopo Pos, Selasa 3 Januari 2017 kemarin, membenarkan adanya kegiatan tersebut. Menurutnya, Kamis 29 Desember 2016, Banggar DPRD Kota Palopo bersama TAPD Kota Palopo melakukan evaluasi APBD di Biro Provinsi Sulsel.

Dalam pertemuan tersebut, kata Abd Rauf, Tim Evaluasi memberikan pertanyaan dan saran. Itu terkait beberapa program yang diakomodir di dalam APBD Kota Palopo Tahun 2017 yang dinilai baik dan sejalan dengan regulasi penyusunan APBD kabupaten/kota di Indonesia.

“Tim evaluasi sempat mempertanyakan kenapa dipenjabaran APBD Kota Palopo pada beberapa SKPD ada yang dikurangi dan ada yang bertambah dari pagu anggaran yang ditetapkan. Pertanyaan itu dijawab oleh Banggar DPRD Palopo. Dimana hal itu terjadi setelah melalui proses pembahasan ditingkat komisi dan Banggar,” jelas Rauf.

Lanjutnya Rauf, dimana program yang dianggap tidak terlalu urgent dan prioritas dialihkan kepada program dan kegiatan yang sangat prioritas untuk kelanjutan pembangunan dan kebutuhan pelayanan kepada masyarakat secara optimal pada tahun 2017.

Tim evaluasi juga menyarankan agar pada pos anggaran belanja hibah kepada masyarakat, agar mencantumkan nama penerima dari bantuan tersebut. Juga disampaikan, bahwa untuk program pendidikan gratis pada tahun 2018, pihak provinsi tidak lagi memberikan bantuan pendanaan kepada kabupaten/kota.

Dan, memberikan tanggungjawab sepenuhnya kepada kabupaten/kota untuk mengatur sendiri terkait program pendidikan gratis tersebut.
Hal itu disikapi Kaban Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah, Hamzah Jalante. Menurutnya, Kota Palopo akan tetap melanjutkan program pendidikan gratis meskipun tidak ada lagi bantuan pendanaan dari provinsi. Ini langsung mendapat aplus dari peserta rapat.

Senada juga disampaikan oleh Kepala Bappeda Kota Palopo, Firmanza DP. Kata dia, bahwa Wali Kota Palopo akan tetap berkomitmen untuk terus melanjutkan program pendidikan gratis. Sebab sangat bermanfaat untuk masyarakat kota palopo.
Tim evaluasi juga menilai, perencanaan pembangunan di Kota Palopo lebih maju dan berkembang dari daerah lain dan terkesan pro rakyat. Disamping itu, pengeloaan keuangan yang sudah sangat bagus dengan dibuktikannya meraih predikat WTP (wajar tanpa pengecualian) pada tahun 2015.

“Insya Allah akan diulang pada tahun 2016. Ini semua berkat dukungan semua pihak. Akhirnya tim evaluasi menutup pertemuan tersebut dan mengingatkan kepada tim TAPD Kota Palopo untuk memperbaiki beberapa kesalahan penulisan pada draft penjabaran APBD sebelum dilembar daerahkan,” tandasnya.(ara/rhm)

PALOPO POS

loading...
Click to comment
To Top