Songsong 2017, Bekerja Keras dan Lebih Keras Lagi – FAJAR sulsel
News

Songsong 2017, Bekerja Keras dan Lebih Keras Lagi

*Lapas Apel Deklarasi Janji Kinerja Kemenkumham

PALOPO — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas IIA, Kota Palopo, tak ketinggalan menggelar apel secara serentak oleh jajaran Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia di seluruh Indonesia. Maksud dan tujuan upacara ini sebagai penyemangat pegawai sipir dalam melaksanakan tugas dan tanggungjawabnya sebagai abdi negara.

Apel terlaksana di halaman Lapas Palopo, Selasa 3 Januari kemarin, sekira pukul 08.00 Wita, dipimpin oleh Kepala Lapas (Kalapas) Palopo, Kusnali SH. Upacara tersebut sekaligus mendengar isi dari Deklarasi Janji Kinerja tahun 2017 sebagaimana dari Menteri Hukum dan HAM RI yang dibacakan Kalapas Palopo.

Deklarasi janji kinerja tersebut mengangkat tema “Mewujudkan Reformasi Hukum dan E-Goverment Pasti Nyata.”
Kepada para stafnya, Kusnali memaparkan amanat Menteri Hukum dan HAM, bahwa mari mengisi tahun 2017 dengan kehidupan yang lebih baik dari tahun sebelumnya dengan regulasi melaksanakan pengabdian dengan bekerja lebih keras dan lebih keras lagi, serta berkerja cerdas dan iklas untuk tugas yang tuntas dalam rangka mewujudkan E-Goverment disemua tugas dan fungsi dan seluruh layanan dilingkungan Kementerian Hukum dan HAM.

“Kita sebagai pegawai Kementerian Hukum dan Ham sudah selayakanya melaksanakan tugas secara akuntabel, Sinergi, Tranparan dan Inovatif demi mewujudkan reformasi birokrasi” papar Kusnali, mengutif pidato serentak Kemenkumham RI. Berikut tujuh poin isi deklarasi janji kinerja 2017.

Pertama, lakukan penataan regulasi disemua bidang tugas. Hal ini penting, untuk mendapatkan regulasi hukum yang berkualitas. Regulasi yang selama ini tumpang-tindih perlu ditata kembali sehingga tidak membingungkan ataupun merepotkan masyarakat. Dan penataan regulasi adalah sebagai bagian dari tanggung jawab Kementerian Hukum dan HAM.

Kedua, Lakukan peningkatan kapasitas SDM sehingga mampu memperkuat koordinasi dengan instansi penegak hukum lainnya dalam rangka suksesnya reformasi hukum.

Ketiga, Lakukan juga penguatan budaya hukum, ini menjadi prioritas di tengah maraknya sikap-sikap intoleransi, premanisme, tindak kekerasan, serta aksi main hakim sendiri.

Keempat, Seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Hukum dan HAM ditingkat pusat dan daerah harus mempunyai kepedulian, serta mampu memahami dan melakukan perubahan, menyesuaikan dengan kondisi nasional maupun global, untuk menjaga kinerja kita agar tidak ketinggalan jaman dan selalu meningkat setiap tahunnya.

Kelima, Bagi seluruh jajaran pimpinan tinggi madya, pratama, administrator, dan pengawas harus tahu dan paham tentang perencanaan penganggaran, tentang manajemen ASN mulai dari rekruitmen sampai pensiun, tentang pengelolaan BMN, dan mampu berinovasi dalam hal peningkatan kualitas layanan publik sesuai bidang tugasnya.

Keenam, Di tahun 2016 kita sudah berhasil mewujudkan janji kinerja menjadi ASN Kemenkumham yang PASTI, meskipun itu belum semua pegawai.

Ketujuh, Terkait target kinerja yang telah kita sepakati bersama dan agar dilaksanakan dengan sungguh-sungguh dan sesuai target yang ingin dicapai.

Selanjutnya, acara yang berlangsung khidmat ini di tutup dengan Do’a yang dibacakan oleh salah seorang petugas Lapas.(him)

PALOPO POS

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top